Iran Berobsesi Membuat Kapal Selam Bertenaga Nuklir

0
1161

Teheran, LiputanIslam.com –   Republik Islam Iran berobsesi membuat kapal selam yang dilengkapi dengan sistem tenaga nuklir.

Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Hossein Khanzadi tentang obsesi itu, Kamis (16/4/2020), mengatakan, “Ini semacam kelalaian jika negara Republik Islam ini tidak berpikir tentang penggunaaan propulsi nuklir pada kapal selam.”

Dia menambahkan, “Kemampuan domestik ini ada di Kementerian Pertahanan mengenai produksi kapal selam lebih besar dari Fateh, dan tentu saja pengembangan propulsi kapal selam ada dalam agenda Angkatan Laut.”

Menurutnya, sikap Iran mengenai energi nuklir sudah jelas dan terdefinisikan, dan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei juga telah berulang kali menekan bahwa proyek nuklir Iran bertujuan damai.

Khanzadi menyebutkan bahwa semua lembaga di negara ini bergerak dalam kerangka yang telah ditetapkan mengenai proyek nuklir.

“Tidak ada pakta internasional yang melarang penggunaan energi nuklir damai, tapi damai yang kita bicarakan tidak menemukan maknanya tanpa pemeliharaan kesiapan pertahanan,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, “Ketika tidak ada pencegahan dan kesiapan untuk pertahanan, tidak ada pula perdamaian dan stabilitas yang akan dibangun, sehingga Angkatan Bersenjata negara ini hadir untuk memastikan perdamaian yang berkelanjutan.”

Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Ali Akbar Salehi tahun lalu menyatakan negaranya telah membuat kemajuan yang baik dalam pembuatan sistem tenaga nuklir yang digunakan di kapal dan kapal selam.

“Kami telah mengambil langkah panjang di bidang (sistem) propulsi nuklir, tapi kami menyatakannya ketika kami yakin (penyelesaiannya),” ujar Salehi dalam sebuah wawancara dengan TV pemerintah.

Kepala AEOI mengaku dia sendiri terkejut melihat kemajuan para ahli Iran dalam pengembangan sistem tenaga nuklir.

“Saat ini, kami tidak bermaksud menginformasikan kepada masyarakat tentang sistem tenaga nuklir secara penuh, namun kami bekerja di bidang ini dengan kecepatan tinggi, dengan bantuan Allah,” ujarnya.

Salehi menyebut Iran sebagai satu-satunya negara berkembang yang memproduksi sistem propulsi nuklir, dan pihaknyapun sudah memberitahukan kemajuan Iran di bidang ini kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Baca: Pasukan Elit Iran Kembangkan Sistem Pintar Identifikasi Cepat Covid-19

Propulsi nuklir menggunakan reaktor tenaga nuklir untuk menghasilkan listrik di kapal. Sistem seperti itu terkenal karena penggunaannya pada kapal selam nuklir strategis, yang memungkinkan mereka untuk tetap tenggelam selama berminggu-minggu demi menghindari deteksi. Propulsi nuklir juga digunakan pada beberapa kapal permukaan besar seperti kapal induk atau pemecah es.

Baca: Mantan Komandan IRGC: AS Berkemungkinan Pecah Menjadi Negara Persemakmuran Akibat Pandemi Covid-19

Pada tahun 2016 Presiden Iran Hassan Rouhani saat menanggapi pelanggaran AS terhadap perjanjian nuklir 2015 memerintahkan kepada AEOI agar memulai rencana produksi bahan bakar nuklir dan sistem propulsi untuk kapal dan kapal selam. (mm/fna)

DISKUSI: