Iran Bantah Adanya Insiden Ledakan Baru di Situs Nuklirnya

0
108

Teheran, LiputanIslam.com – Komisi Energi Atom Iran (IAEC) membantah laporan yang beredar belakangan ini di media sosial bahwa telah terjadi ledakan di situs nuklir negara ini di Provinsi Yazd.

“Setelah memublikasi dugaan palsu unsur anti-revolusioner di media tentang ledakan di komplek nuklir Syahid Reza Nejad Ardakan di provinsi Yazd, laporan kami menyatakan bahwa tidak terjadi insiden apapun di kompleks nuklir ini,” ungkap komisi itu dalam sebuah pernyataan, Rabu (8/7/2020).

IAEC melanjutkan,“Klaim oleh elemen kontra-revolusioner di luar negeri itu bertujuan melayani rezim teroris Zionis dan para promotor perang, demi menciptakan kehebohan media, dan untuk menebar keputusasaan dan identifikasi dengan tekanan besar Setan Besar terhadap Iran. ”

Otoritas Iran memastikan bahwa foto pencitraan satelit yang dipublikasi terkait klaim itu tak ada hubungannya dengan situs nuklir di Yazd.

Belakangan ini Iran disebut-sebut telah mendapat tiga serangan cyber dalam kurun waktu kurang dari satu minggu, termasuk di fasilitas pengayaan uranium Natanz Kamis 2 Juli 2020.

Baca: Iran Pastikan Insiden Natanz Tak Pengaruhi Proyek Nuklirnya

Beberapa  media menyebutkan adanya bocoran informasi mengenai serangan cyber Israel, atau dugaan terjadinya pengacauan keamanan oleh anasir oposisi Iran yang disponsori asing.

Baca: Dugaan Serangan Cyber Terhadap Fasilitas Nuklir Iran

Iran tidak menepis dugaan adanya semacam serangan cyber yang disebut-sebut terutama oleh media Israel, dan menyatakan penyebabnya sudah diketahui namun masih dilakukan pendalaman. Di pihak lain, para pejabat Israel memilih bungkam; tidak menepis dan tidak pula mengiyakan dugaan tersebut. (mm/rt)

DISKUSI: