Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Iran akan Hentikan Perundingan Nuklir jika Barat Mengulur Waktu

Published 08/04/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com – Asisten Menteri Luar Negeri Iran yang juga kepala tim Iran untuk negosiasi Wina, Abbas Araghchi, menyatakan negaranya tidak akan melanjutkan perundingan jika pihak lawan dalam perundingan membuang-buang waktu.

Dia menyebutkan bahwa pembahasan yang berlangsung sejak Selasa lalu hanya mengenai mekanisme pelaksanaan kewajiban yang tertuang dalam perjanjian nuklir, sedangkan perjanjian nuklir itu sendiri tak perlu dilakukan negosiasi lagi karena sudah selesai dirundingkan.

Araghchi mengatakan bahwa pertemuan pada Selasa itu diadakan dalam rangka rapat komite gabungan perjanjian nuklir, dan tim Iran memanfaatkan kesempatan untuk mencari solusi atas masalah yang menghambat implementasi perjanjian, termasuk mengenai kembalinya AS kepada perjanjian itu dan pencabutan semua sanksi terhadap Iran. Jika semua itu terwujud maka Teheran akan kembali menjalankan kewajibannya.

“Dapat dikatakan bahwa hal baru yang terjadi dalam pertemuan ini ialah terjadinya kemajuan di bidang ini, tapi perlu disebutkan beberapa poin dalam kerangka ini, termasuk bahwa pembahasan yang dilakukan oleh pihak Iran terbatas hanya untuk kelompok 4+1 (Inggris, Prancis, Rusia dan China plus Jerman) dan tak ada perundingan apapun dengan pihak AS, meski secara tidak langsung,” ujar Araghchi.

Dia menekankan bahwa negaranya menolak usulan AS “selangkas dibalas selangkah”, dan tetap bersikukuh pada pendiriannya bahwa semua tindakan harus dilakukan sekaligus sesuai apa yang sudah disebut Iran sebagai “kondisi final”.

Asisten Menteri Luar Negeri Iran juga menegaskan bahwa jika kelompok 4+1 gagal meyakinkan AS untuk mencabut sanksinya secara penuh maka Iran “tak akan bersikeras dan terburu soal ini, dan akan menunggu apakah Eropa, China, dan Rusia sanggup atau tidak melakukan hal itu”.

Seperti diketahui, hubungan Teheran dan Washington memburuk sejak Mei 2018 setelah presiden AS saat itu Donald Trump menarik negaranya keluar dari kesepakatan nuklir Rencana Bersama Aksi Komprehensif (JCPOA) yang diteken pada tahun 2015, dan kemudian menerapkan kembali sanksi  terhadap Iran meskipun keputusan ini mendapat kecaman internasional.

Setelah Trump digantikan oleh Joe Biden, pemerintah baru AS mengaku bermaksud kembali kepada JCPOA, namun sembari mengajukan beberapa persyaratan yang tidak diterima oleh Iran sehingga dilakukan pembicaraan antara Iran dan kelompok 4+1 untuk memecahkan masalah tersebut. (mm/alalam)

Baca juga:

Jenderal IRGC: Misi AS di Irak Gagal, Pasukannya akan Segera Terusir dari Kawasan

Komandan Pasukan Quds Iran Berkunjung ke Baghdad Jelang Dialog Irak-AS, Ada Apa?

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account