Komandan Pasukan Quds Iran Berkunjung ke Baghdad Jelang Dialog Irak-AS, Ada Apa?

0
215

Baghdad, LiputanIslam.com –   Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Brigjen Esmail Qaani mengakhiri kunjungan dua harinya ke Irak, Selasa (6/4), menjelang putaran ketiga “dialog strategis” antara Irak dan AS.

Dalam kunjungan ketiga Qaani ke Irak sejak dia menjadi penerus jenderal legendari Iran Qasem Soelimani itu telah mengadakan pertemuan dengan para tokoh berbagai partai dan kelompok pejuang resistensi Irak sehingga ada kesan bahwa kunjungan ini berkaitan dengan dialog Irak-AS tersebut.

Qaani diduga kuat mengemban misi yang diisyaratkan oleh Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei dalam pidatonya pada 11 Maret, yaitu bahwa “AS harus menarik pasukannya dari Irak”.

Kedubes AS untuk Irak menyatakan bahwa pertemuan virtual antara pejabat AS dan pejabat Irak akan diadakan dalam bingkai kesepakatan strategis yang diteken pada tahun 2018.

Tak ada pengumuman resmi mengenai agenda dialog itu, sementara dua dialog sebelumnya di masa kepresiden Donald Trump di AS juga diadakan secara tertutup.

Namun beberapa sumber Irak mengatakan kepada Rai al-Youm bahwa tema yang akan dibicarakan antara lain mengenai jadwal penarikan pasukan AS dari Irak, yang jumlahnya diperkirakan kurang lebih 2500 orang setelah sebanyak 2700 personil ditarik dari Irak selama satu tahun terakhir kepresidenan Donald Trump.

Sumber-sumber itu menambahkan bahwa pemerintah Irak telah membentuk komisi khusus untuk jadwal penarikan pasukan AS.  Komisi ini dipimpin oleh menteri luar negeri dan dianggotai oleh penasehat keamanan nasional, kepala staf angkatan bersenjata, dan kepala kantor perdana menteri.

Penarikan pasukan AS dari Irak menjadi tuntutan utama banyak kekuatan politik di Irak sesuai keputusan parlemen negara ini pada 5 Januari 2020, yang menugaskan pemerintah Baghdad untuk mengeluarkan pasukan AS di Irak, menyusul serangan udara AS yang menewaskan jenderal legendaris Iran Qasem Soleimani dan tokoh pejuang Irak Abu Mahdi al-Muhandis pada 3 Januari 2020. (mm/alalam/raialyoum)

Berita terkait:

Jenderal IRGC: Misi AS di Irak Gagal, Pasukannya akan Segera Terusir dari Kawasan

Iran Ringkus Sejumlah Agen Spionase  Asing, termasuk Israel

DISKUSI: