Ini yang Terjadi jika Iran Mendapatkan Jet Tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia

0
234

Washington, LiputanIslam.com   Surat kabar The National Interest yang berbasis di Amerika Serikat (AS) menyebutkan bahwa pembelian jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia oleh Iran dapat mengganggu keseimbangan kekuatan udara di Timur Tengah.

Berbagai laporan pers Barat menyatakan bahwa Iran akan mendapatkan pesawat itu dari Rusia, sebagai imbalan atas keberhasilan Rusia memperoleh rudal jarak jauh dan pesawat nirawak Iran secara kontinyu.

The National Interest dalam sebuah artikelnya yang terbit 6 Januari lalu menyebutkan, “Barter pesawat tempur Su-35 Rusia yang ambisius dengan imbalan drone Iran, dan mungkin rudal balistik, memanifestasikan kalkulus suram bagi Barat. Transaksi militer kontemporer antara Teheran dan Moskow telah mengungkap episode geopolitik baru. Washington dan sekutunya kini menghadapi poros yang lebih agresif dan bermusuhan dari sebelumnya.”

Surat kabar ini menambahkan, “Mengingat persenjataan perang udara Teheran yang sudah usang dan wilayah udara yang sangat luas, Su-35 adalah tangkapan yang sangat menguntungkan. Berasal dari garis dasar Flanker, Su-35 adalah pesawat tempur superioritas udara generasi ke-4,5 Rusia yang memiliki rasio dorong-ke-berat yang lebih baik daripada pendahulunya, Su-27. Platform ini super-manuver, artinya mampu melakukan manuver terkontrol yang tidak mungkin dilakukan melalui aerodinamika biasa.”

The National Interest menilai bahwa meskipun pembelian Su-35 Iran saja “tidak akan membalikkan keseimbangan militer Timur Tengah, namun itu pasti akan membuat wilayah udara Iran menjadi tempat yang lebih merusak bagi operasi  serangan,” terutama dalam kasus di mana Israel menyerukan serangan preventif terhadap program nuklir Iran.

Surat kabar itu juga menyebutkan  bahwa tidak ada ahli yang dapat mengklaim keunggulan mutlak pesawat Barat generasi ke-4 dan ke-4,5 atas Su-35.

Tampaknya Rusia tidak lagi memberlakukan larangan pembelian pesawat tempurnya akibat perang Ukraina serta kebutuhan untuk memenangi perang itu demi melawan Barat dan AS. (mm/thenataionalinterest)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei: Perusuh Berlagak Protes Kelemahan, Padahal Ingin Hancurkan Kekuatan

Jenderal Bagheri: Kepentingannya Terhantam, Kubu Arogan Dunia Berusaha Rusuhkan Iran

DISKUSI: