Ini Penjelasan Kepala Kehakiman Iran mengenai Kematian Mahsa Amini

0
164

Teheran, LiputanIslam.com   Kepala kehakiman Iran Mohsen Mohseni Ejei menjelaskan beberapa detail terkait kematian wanita muda Kurdi Iran, Mahsa Amini, 22 tahun, dan menekankan bahwa seluruh insiden ini terjadi dalam waktu sekitar satu jam dan di depan mata semua orang yang ada di sekitarnya.

Amini, 22 tahun, meninggal  pada September lalu ketika berada dalam proses pembincaan oleh polisi karena mengenakan pakaian yang menyalahu aturan kepatutan.

Pada pembukaan sidang kesembilan Dewan Ahli Kepemimpinan, Selasa (4/10), Mohsei Ejei mengatakan bahwa Amini dibawa ke mobil polisi sekitar pukul 18:30 di jalan dan di depan semua orang di sekitarnya, termasuk saudara laki-laki dan kerabatnya.

Di menjelaskan, “Amini dibawa ke mobil polisi sekitar pukul 18:30 pada siang hari, di hadapan saudara laki-lakinya dan dua saudaranya. Selain saudara-saudaranya dan aparat keamanan, juga ada 4-5 orang lainnya. Dari sana dia dibawa langsung dari mobil polisi ke aula yang rekamannya di sana sudah diperlihatkan.

Dia juga menyebutkan, “Di duduk di aula itu di antara banyak orang lain, sempat berdiri dan berbicara dengan orang lain beberapa kali. Dalam beberapa menit rekaman video (CCTV) yang telah ditonton oleh semua orang, terlihat dia jatuh ke lantai, dan dalam tempo kurang dari dua menit paramedis menghampirinya. Ambulan pun segera datang, dan kemudian dia dibawa langsung dengan ambulans ke rumah sakit. Semua peristiwa ini terjadi dalam waktu sekitar satu jam, di depan mata banyak orang.”

Sementara itu, AS menyatakan akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut terhadap Iran terkait dengan apa yang disebutnya “kekerasan terhadap pengungjuk rasa”.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pemerintahannya akan mengenakan “biaya lebih lanjut” pada mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan terhadap pengunjuk rasa Iran pasca kematian Mahsa Amini.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin malam, Biden mengaku “sangat prihatin dengan laporan tentang tindakan keras yang semakin intensif terhadap pengunjuk rasa damai di Iran, termasuk mahasiswa dan wanita, yang menuntut persamaan hak dan martabat dasar manusia mereka”. (mm/alalam/aljazeera)

Baca juga:

Petikan Pidato Ayatullah Khamenei Mengenai Gelombang Kerusuhan di Iran

Teheran Sebut Laporan Suplai Drone Iran untuk Rusia “Tak Berdasar”

DISKUSI: