Ini Kata Emir Qatar Kepada Kushner Soal Israel

0
122

Doha, LiputanIslam.com –   Emir Qatar Tamin bin Hamad Al-Thani dalam pertemuan dengan penasehat senior presiden Amerika Serikat (AS) Jared Kushner di Doha, ibu kota Qatar, Rabu (2/9/2020), menyatakan pendiriannya mengenai kemelut Palestina-Israel.

Pada kesempatan di mana Al-Thani menerima kunjungan Kushner di Istana al-Bahr, Doha, ini dia  mengatakan kepada Kushner bahwa pendirian negaranya ialah menyerukan penyelesaian yang adil untuk konflik tersebut.

Kantor berita Qatar, QNA, menyebutkan bahwa pertemuan itu membahas “hubungan strategis yang kuat antara Qatar dan AS serta beberapa isu, termasuk proses perdamaian di Timteng”, dan Emir Qatar lantas menekankan bahwa pendirian negaranya menyerukan kepada “penyelesaian yang adil untuk urusan Palestina berdasarkan resolusi-resolusi sah internasional dan Inisiatif Perdamaian Arab serta berasaskan Solusi Dua Negara.”

Inisiatif Perdamaian Arab, yang ditandatangani oleh semua negara Arab, di Beirut, ibu kota Lebanon, pada 28 Maret 2002 itu mencakup ketentuan yang mencegah normalisasi hubungan dengan Israel selagi Tel Aviv enggan berkomitmen untuk memulihkan hak-hak Palestina berdasarkan resolusi internasional.

Sejak Rabu lalu Kushner mengadakan safari kawasan Timur Tengah, di saat terjadi kehebohan terkait dengan kesepakatan normalisasi antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel. Safari itu dimulai dengan melawat Yordania, lalu Israel, UEA, Bahrain, Arab Saudi, dan kemudian Qatar.

Berbagai laporan dari AS menyatakan bahwa safari itu bertujuan membujuk negara-negara Arab lain agar memulihkan hubungan dengan Israel, dan memobilisasi sejumlah besar pemimpin Arab untuk menghadiri upacara penandatanganan resmi perjanjian normalisasi UEA-Israel, yang akan diadakan di AS di lain waktu.

Pada 13 Agustus, UEA dan Israel mencapai kesepakatan untuk menormalisasi hubungan bilateral, yang disambut dengan kecaman luas dari Palestina.  Berbagai faksi dan para pemimpin Palestina menyebutnya “pengkhianatan” dan tikaman Abu Dhabi  ke punggung bangsa Palestina. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Media AS: Sudah Saatnya Hubungan Memalukan AS dengan Saudi Direvisi

Delegasi AS Datangi Negara-Negara Arab, Dorong Normalisasi dengan Israel

 

DISKUSI: