Media AS: Sudah Saatnya Hubungan Memalukan AS dengan Saudi Direvisi

0
118

Washington,LiputanIslam.com-Sebuah majalah AS dalam analisisnya menulis, sudah tiba waktunya bagi Washington untuk mengkaji ulang hubungannya dengan Riyadh.

National Intercept dalam tulisannya menyatakan, siapa pun yang akan menjadi Presiden AS nanti, baik itu Donald Trump atau Joe Biden, hubungan AS-Saudi harus direvisi.

Di awal tulisannya, National Intercept menyinggung dukungan Pemerintahan Barack Obama terhadap Koalisi Saudi yang mengagresi Yaman. Menurut majalah ini, Obama ingin bersama Saudi berada satu front untuk menghadapi Iran, yang disebut sebagai musuh bersama kedua negara.

Meski demikian, National Intercept menulis,”Kecaman jangan dimulai dari Obama dan juga diakhiri pada dirinya. Dalam beberapa tahun terakhir, Presiden Trump juga menjalin hubungan yang sangat dekat antara AS dan Saudi.”

Majalah ini menulis, senjata yang dijual Trump kepada Saudi di masa kepresidenannya digunakan untuk menyerang rumah, sekolah, dan bis yang mengangkut para siswa.

“Tidak ada bedanya siapa yang akan dalam pilpres pada November mendatang. Presiden terpilih kita bisa memperbaiki kerjasama lama memalukan kita dengan Saudi. Hingga saat ini, kerjasama ini dilakukan atas dasar kebodohan dan kedermawanan buta,”pungkas National Intercept. (af/fars)

Baca Juga:

Raja Saudi Pecat Komandan Koalisi Arab dan Beberapa Perwira Lain

Delegasi AS Datangi Negara-Negara Arab, Dorong Normalisasi dengan Israel

DISKUSI: