Ini Beberapa Poin Deklarasi KTT Segi Tiga Iran, Turki dan Rusia di Teheran

0
143

Teheran, LiputanIslam.com   Iran,  Turki  dan Rusia telah mengadakan pertemuan puncak atau konferensi tingkat tinggi (KTT) segi tiga mengenai proses perdamaian Suriah yang sudah lebih dari 11 tahun di landa konflik.

KTT ke-7 dari proses Astana itu diadakan di Teheran, Selasa (19/7), dan melibatkan Presiden Iran Ebrahim Raisi, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

KTT tersebut menghasilkan deklarasi yang berisikan beberapa poin antara lain sebagai berikut;

– Menghormati kedaulatan, kemerdekaan dan integritas Suriah.

– Melanjutkan kerjasama pemberantasan terorisme, mengutuk semua kelompok teroris dengan semua labelnya di Suriah, dan menekankan keharusan penerapan semua tindakan terkait dengan Suriah utara.

– Menolak segala upaya pengadaan realitas baru di Suriah dengan dalih pemberantasan terorisme, termasuk inisiatif pengadaan pemerintahan otonomi dan apalagi agenda desintegrasi Suriah.

– Mengecam dan menentang tindakan pasukan pendudukan Amerika Serikat menguasai sumber-sumber minyak Suriah dan memperdagangkan hasilnya secara ilegal.

– Menekankan keharusan penerapan semua tindakan yang telah disepakati terkait dengan zona de-eskalasi di provinsi Idlib dan sekitarnya.

– Menegaskan bahwa solusi politik adalah satu-satunya kunci untuk menyudahi krisis politik di Suriah.

– Menekankan urgensi pertukaran tahanan antara pemerintah dan oposisi di Suriah demi menunjang terciptanya rasa saling percaya di antara semua pihak di Suriah.

– Menekankan keharusan adanya bantuan internasional untuk proses pemulangan para pengungsi Suriah, termasuk dengan menunjang proses rekonstruksi dan pembersihan ranjau.

– Mengecam serangan militer Rezim Zionis Israel terhadap Suriah, dan menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah dan hukum internasional.

(mm/alalam)

Baca juga:

Pertemuan Puncak Segi Tiga Iran, Turki dan Rusia di Teheran, AS Resah Soal Drone Iran …

Iran Mengaku Sanggup Membuat Bom Nuklir, Israel Nyatakan Siap untuk Opsi Militer

DISKUSI: