Ini Alasan Presiden AS Mengapa Bin Salman Tak Dikenai Sanksi Hukum Dalam Kasus Khashoggi

0
1000

Washington, LiputanIslam.com –   Presiden AS Joe Biden akhirnya buka mulut soal mengapa Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin  Salman tak tersentuh sanksi dan hukuman terkait dengan kasus pembunuhan sadis jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Konsulat Jenderal Saudi di Turki pada tahun 2018.

Dikutip Rai Al-Youm, dalam wawancara dengan ABC News yang disiarkan pada hari Rabu (17/3), Biden mengatakan, “Hukuman telah dijatuhkan kepada semua orang yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi, tapi tidak termasuk Putra Mahkota Saudi, karena AS tidak menerapkan hukuman terhadap para pemimpin negara-negara sekutu (AS).”

Dia menambahkan, “Hubungan (AS) dengan Saudi akan mengalami suatu perubahan, dan sudah saya sampaikan kepada Raja Saudi Salman secara gamblang bahwa urusan akan berubah.”

Sebelumnya, beberapa media AS mengutip pernyataan para pejabat negara ini bahwa “ada polemik dan sedikit ketegangan di dalam Gedung Putih pada pekan terakhir menjelang publikasi laporan intelijen mengenai Khashoggi.”

Mereka juga mengatakan bahwa penjatuhan sanksi terhadap Bin Salman “bukanlah opsi yang mengemuka di atas meja”.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri AS mengatakan, “Pemerintahan Presiden Biden tak menempuh langkah maju meskipun ada permintaan dari Kementerian Luar Negeri untuk penempuhan tindakan atas opsi-opsi mengenai mekanisme pembidikan terhadap Putra Mahkota Saudi.”

Pejabat lain di kementerian yang sama, menurut CNN, menegaskan bahwa menghukum Bin Salman tidak akan pernah menjadi “opsi yang dapat diimplementasikan”, karena dapat menjungkir balik beberapa inisiatif penting di kawasan Timur Tengah.

Beberapa pejabat pemerintah AS juga mengatakan bahwa penjatuhan sanksi terhadap Bin Salman akan menjadi masalah yang “sangat pelik” serta dapat mengancam kepentingan pasukan AS di Saudi.

Laporan intelijen AS yang didisklasifikasi dan dipublikasi beberapa waktu lalu menyatakan bahwa Bin Salman secara pribadi kemungkinan besar telah menyetujui rencana pembunuhan Khashoggi di Istanbul pada tahun 2018. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Perang Ma’rib, AS dan Saudi Gagal Bendung Serangan Ansarullah  

Jenderal AS: Kami Siap, Tapi Tak Menghendaki Perang Melawan Iran

DISKUSI: