Ingatkan Iran, Menlu Inggris Nyatakan Kesempatan Terakhir Sudah Menipis

0
203

Teheran, LiputanIslam.com –  Inggris memperingatkan Iran bahwa kesempatan terakhir bagi negara republik Islam ini sekarang sudah menipis untuk menyelamatkan perjanjian nuklir.

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss, Ahad (12/12), mengatakan, “Ini adalah kesempatan terakhir bagi Iran untuk duduk di meja perundingan dengan solusi serius bagi urusan ini, yang harus sesuai dengan persyaratan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).”

Dia menambahkan, “Ini adalah kesempatan terakhir mereka, sudah seharusnya mereka melakukannya, kami tak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.”

Di pihak lain, kepala perunding nuklir Iran Ali Bagheri Kani di hari yang sama menyebutkan adanya kemajuan dalam penetapan jadwal tema-tema yang akan diperdebatkan dalam pembicaraan yang sedang berlangsung di Wina.

Dikutip IRNA, dia mengatakan, “Kedua pihak telah menempuh satu langkah maju demi mencapai konsensus yang jelas mengenai zona dan batasan isu yang akan dimuat dalam jadwal perundingan.”

Dia menambahkan, “Ini merupakan satu prestasi bagus. Jika pada tahap sekarang kita dapat mencapai konsensus ini maka akan menjadi penting karena sejak awal ada perselisihan antara kedua pihak dalam masalah ini.”

Setelah mengalami jeda lima bulan, negosiasi untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran dilanjutkan pada 29 November di Wina dengan partisipasi negara-negara yang masih terlibat dalam perjanjian JCPOA tahun 2015, yaitu Perancis, Inggris, Jerman, China, Rusia dan Iran.

Adapun Amerika Serikat, yang secara sepihak menarik diri dari perjanjian pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran di bawah Presiden Donald Trump, berpartisipasi dalam negosiasi secara tidak langsung. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Jenderal Iran: Israel akan Musnah Jika Menyerang Iran

Iran Mengaku Menanti Kesalahan Tel Aviv agar Pintu Jahannam Terbuka bagi Israel

DISKUSI: