Hubungi Presiden Terpilih Iran, Ismail Haniyeh Puji Hubungan Teheran dengan Hamas

0
171

Gaza, LiputanIslam.com –  Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh dalam sebuah kontak  telefon dengan presiden terpilih Iran Sayid Ebraim Raisi menyebut hubungan antara Hamas dan Iran “terjalin kuat, mendalam dan solid”.

Hamas dalam sebuah statemennya, Selasa (13/7),menyatakan bahwa Haniyeh mengungkapkan penilaian itu dalam sebuah kontak telefon dengan Sayid Raisi segera setelah Raisi diumumkan sebagai pemenang pilpres Iran pada Juni lalu.

Haniyah menggaris bawahi “teguhnya hubungan antara Hamas dan Republik Islam Iran” dan memuji besarnya dukungan Iran kepada Palestina dalam perlawanan terhadap pendudukan Rezim Zionis Israel.

“Hubungan kita kuat, mendalam dan solid,” ujar Haniyeh kepada Sayid Raisi.

Di pihak lain, Raisi yang akan dilantik sebagai presiden Iran pada Agustus mendatang mengatakan, “Hubungan Republik Islam Iran dengan kubu resistensi dan rakyat Palestina serta urusan Palestina merupakan hubungan strategis yang konstan.”

Dia menambahkan, “Perang Pedang Quds membuka lembaran baru dalam resistensi terhadap pasukan pendudukan, dan membuktikan bahwa kubu resistensi memiliki opsi strategis untuk penyelesaian perkara Palestina.”

Perang Pedang Quds adalah perang terbaru para pejuang Palestina di Gaza melawan Israel pada 10-21 Mei lalu.

Sayid Raisi juga mengecam berlanjutnya blokade Israel terhadap Jalur Gaza dan menyebutnya “menyalahi kaidah undang-undang internasional dan harus berhenti”.

Lebih dari dua juta orang Palestina di Jalur Gaza terdera oleh kesulitan ekonomi akibat blokade Israel yang diterapkan Israel sejak Hamas memenangi pemilu legislatif Palestina pada tahun 2006. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Erdogan Sebut Hubungan Turki-Israel Penting bagi Timteng, Ini Komentar Pedas Publik Arab

Hamas kepada Israel: Tawanan Harus Ditukar Tawanan, Bukan dengan Bahan Pangan

DISKUSI: