Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan banyak negara dunia ingin menjalin hubungan baik dengan Iran, sehingga sanksi sepihak AS terhadap Iran tidak dapat bertahan lama.

“Tekanan AS terhadap Iran tak akan bertahan lama, semua negara dunia menghendaki hubungan persahabatan dan dekat dengan Iran, terutama mereka yang sejak dahulu sudah menjalin hubungan dengan kami,” ujarnya dalam jumpa pers di Bandara Mehrabad, Teheran, Selasa (17/12/2019), saat akan bertolak menuju Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia, untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) sejumlah negara Islam pada 18-20 Desember mendatang.

Presiden Rouhani menyatakan bahwa kedekatan dan persahabatan merupakan tujuan kebijakan negaranya dalam memandang hubungan dengan negara-negara di Asia Timur dan Timur Jauh, termasuk Malaysia dan Jepang yang akan segera dikunjunginya atas undangan para pemimpin kedua negara ini.

Baca: IRGC: Semua Kapal, Termasuk Milik AS, di Teluk Persia Diperiksa oleh Tentara Iran

Malaysia minggu ini akan menjadi tuan rumah KTT para pemimpin sejumlah negara Muslim. KTT ini dinilai sebagai forum untuk menyoroti berbagai isu dunia Islam, termasuk kemelut di Timur Tengah dan sikap mereka terhadap masalah minoritas Uighur Cina.

Para pemimpin dari Iran, Turki, dan Qatar akan berada di antara ratusan delegasi yang akan menghadiri pertemuan puncak tiga hari yang akan membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh umat Islam tersebut.

Baca: Iran Nyatakan Tak Ada Perundingan Rahasia dengan Saudi Kecuali Mengenai Haji

KTT ini diinisiasi oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, yang telah lama memperjuangkan solidaritas yang lebih besar di antara komunitas-komunitas Islam dunia serta ingin meningkatkan posisi negaranya di panggung internasional. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*