Haul Imam Khomaini, Ayatullah Khamenei Puji Pembalasan IRGC terhadap “Perompakan” Yunani

0
24

Teheran, LiputanIslam.com  Pemimpin  Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei memuji aksi pembalasan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran terhadap penyitaan kapal tanker Iran oleh Yunani dan AS, dan menegaskan bahwa musuh-musuh Republik Islam Iran sia-sia dalam upaya mereka mengadu domba antar rakyat dan pemerintah Iran.

“Negara-negara Barat terutama menggantungkan harapan mereka pada protes rakyat untuk menggulingkan Republik Islam,” ujarnya dalam pidato pada Haul ke-33 Imam Khomeini, pendiri Revolusi Islam, di Teheran, Sabtu (4/6).

“Mereka berharap untuk membuat orang menentang pendirian Islam, dengan melancarkan perang psikologis, merekrut tentara bayaran, dan melakukan kampanye media melawan Iran,” lanjutnya.

Dia menilai “musuh membuat kesalahan perhitungan seperti yang mereka lakukan sebelumnya” dengan secara keliru percaya bahwa mereka dapat membangkitkan perselisihan pendapat publik di Iran.

Mereka membuat kesalahan seperti mereka mendapatkan “saran keliru” dari “pengkhianat Iran” yang mengatakan; “Andalkan rakyat Iran untuk bangkit melawan pendirian Islam”. Mereka “naif dan  mengira bahwa orang-orang telah kehilangan kepercayaan mereka pada agama dan para ulama”.

Ayatullah Khamenei memastikan “kepercayaan dan minat Iran pada Revolusi Islam dan agama telah tumbuh lebih dari hari pertama,” dan menyinggung besarnya partisipasi rakyat Iran dalam prosesi pemakaman jenderal legendaris Iran Qassem Soleimani.

Menurutnya, “Iran tidak akan menemui jalan buntu” meskipun beberapa orang mengklaim sebaliknya di media sosial.

Dia juga menyebut Barat telah menjarah kekayaan berbagai negara mulai dari Asia hingga Afrika dan Amerika Selatan selama tiga abad terakhir.

“Sementara Barat telah menghancurkan dunia… membunuh, menyiksa, dan membangun perbudakan, para pemikir mereka mengadopsi undang-undang HAM,” terangnya, sembari menyebutkan bahwa paradoks dalam kata dan tindakan merupakan “karya agung peradaban Barat”.

Ayatullah Khamenei menegaskan, “Kebohongan, penipuan, dan perang psikologis musuh harus diungkap.”

Menyinggung penahanan kapal tanker Iran oleh Yunani dan penyitaan muatan minyaknya oleh AS, dia memuji Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran karena membalas aksi “perompakan” tanker Iran oleh Yunani tersebut.

Beberapa hari setelah kapal tanker minyak Iran ditahan oleh Yunani di perairan Teluk Persia, Angkatan Laut IRGC menyita dua kapal tanker minyak Yunani di Teluk Persia dengan dalih pelanggaran tanker tersebut.

Dia menyatakan bahwa musuh ” dalam kampanye media mereka menuduh Iran mencuri,” namun, “mengambil kembali apa yang dicuri dari Anda tidaklah disebut mencuri”.

Di bagian lain pidatonya, Ayatullah Khamenei mengjelaskan bahwa Imam Khomeini telah membantu menyelaraskan dikotomi spiritualitas religius dan suara rakyat.

“Dia menyatukan spiritualitas religius dan suara rakyat” dan karenanya, “menempatkan keadilan ekonomi dan penciptaan kekayaan bersama-sama,” ungkapnya, sembari menegaskan, “Kami tidak menindas siapa pun dan kami tidak pula sudi ditindas.”

Pemimpin Besar Iran menekankan bahwa Iran akan “memperkuat ekonominya dan meningkatkan pengetahuannya,” dan secara bersamaan “memastikan keamanan dan membangun pertahanan”.

Dia juga mengatakan, “Kita harus menjaga kohesi dan persatuan nasional dan pada saat yang sama kita harus menghormati keragaman dan pandangan yang berbeda.” (mm/presstv)

Baca juga:

Iran Kritik Dewan Keamanan PBB yang Lalaikan Tugasnya

Peringati Haul Imam Khomaini, Hizbullah: Iran Pembela Garis Depan Perjuangan Palestina

DISKUSI: