Hassan Nasrallah Tanggapi Pelarangan Hizbullah di Jerman

0
91

Beirut, LiputanIslam.com – Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah menanggapi keputusan pemerintah Jerman melarang Hizbullah dan mencantumkannya ke dalam daftar hitam organisasi teroris.

Dia menilai keputusan itu dapat diperkirakan sebelumnya, dan keputusan serupapun juga sudah diambil oleh sebagian negara Eropa lainnya.

“Kami mengerti bahwa keputusan seperti ini merupakan ekspresi ketundukan negara-negara itu kepada kehendak AS,” ujar Sayid Nasrallah, seperti dilansir Al-Alam, Senin (4/5/2020).

“AS memiliki agenda dominasi di kawasan, dan Israel memiliki agenda pendudukan. Pihak yang menghadang rencana-rencana itu adalah gerakan-gerakan resistensi. Karena itu mereka harus dicela, diblokade, dan dihadapi. Keputusan Jerman adalah keputusan politis serta merupakan ekspresi tekanan AS dan pemuasan Rezim Zionis,” terangnya.

Pemimpin Hibullah mengatakan, “Jerman tidak mengajukan bukti apapun bahwa Hizbullah melakukan kegiatan teror. Ini menunjukkan bahwa keputusan itu politis, demi memuaskan Israel dan Amerika. Dan kamipun sejak sekian tahun silam juga sudah tak percaya untuk mengadakan organisasi-organisasi kami di negara-negara dunia, terutama Eropa dan Amerika Latin.”

Dia melanjutkan, “Kami jujur ketika kami mengatakan bahwa kami tidak memiliki organisasi di Jerman, Perancis, atau selain keduanya. Kami sudah menyadari sejak sekian tahun silam bahwa kami tidak akan menempatkan para tercinta kami di luar negeri untuk mendapat gangguan karena menjalin hubungan dengan kami, dan apa yang dibangun sejak dulu tidaklah berdasarkan lembaga-lembaga keorganisasian dengan kami.”

Baca: Jerman Larang dan Tangkapi Para Terduga Anggota Hizbullah, Israel Bersorak

Sayid Nasrallah memastikan pemerintah Libanon peduli untuk melindungi warga Libanon di Jerman dan lain-lain sehingga harus dilakukan tindakan-tindakan tertentu, dan menentang perlakuan-perlakuan agresif Jerman terhadap warga Libanon.

Sekjen Hizbullah berterima kasih kepada beberapa negara dan organisasi di berbagai negara yang menyatakan solidaritasnya kepada Hizbullah.

Baca: Hamas dan Jihad Islam Palestina Kutuk Perlakuan Jerman terhadap Hizbullah

Dia memastikan bahwa perlakukan Jerman itu sama sekali tidak menggoyahkan tekad Hizbullah dalam berjuang melawan Israel.

“Keputusan (Jerman) ini tidak tidak akan pernah mempengaruhi pendirian dan tekad kami. Kami akan terus melawan keserakahan Israel, dan agenda dominasi AS di kawasan. Isu Palestina tetap merupakan isu utama dan prinsipal. Semua tindakan itu tidak akan menghentikan kami, dan kami bahkan semakin bersiteguh pada perkara kesucian,” tegasnya. (mm/alalam)

DISKUSI: