Hamas: Revolusi di Tepi Barat tak akan Reda

0
251

Gaza, LiputanIslam.com –   Gerakan Perlawanan Islam Palestina (HAMAS) menegaskan bahwa apa yang disebutnya “revolusi” di wilayah pendudukan Tepi Barat tidak akan reda sebelum tujuannya tercapai.

Jubir Hamas Hazim Qasim dalam pernyataannya persnya, Selasa (11/1), menyatakan, “Revolusi di Tepi Barat tidak akan pernah mereda kecuali dengan terusirnya rezim pendudukan (Israel) dan tersapunya permukiman Israel.”

Dia menyatakan demikian sebagai komentar atas insiden terlukanya seorang tentara Israel akibat ditabrak oleh mobil seorang warga Palestina di dekat sebuah permukiman Zionis di barat kota Ramallah, Tepi Barat.

“Operasi (penabrakan) ini mengkonfirmasi untuk kesekian kalinya bahwa kami berada di depan aksi revolusi yang terintegrasi di seluruh Tepi Barat,” imbuhnya.

Dia juga menyebutkan bahwa “eskalasi aksi pejuang” di kota-kota Tepi Barat terjadi “merupakan reaksi alamiah atas keberadaan rezim pendudukan, dan perlawanan atas kebijakan kriminal (Israel) terhadap bangsa, kesucian dan para pahlawan kami yang ditawan.”

Sebelumnya di hari yang sama, saluran resmi Kan milik Israel melaporkan bahwa seorang tentara Israel berusia 19 tahun menderita luka ringan akibat ditabrak mobil warga Palestina di persimpangan Neveh Tzuf dekat permukiman Halmish.

Dilaporkan pula bahwa tentara Israel itu dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan helikopter, sementara pengemudi Palestina ditangkap dalam kondisi luka ringan akibat mobilnya menabrak pagar besi yang terpasang di jalan. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Mantan PM Israel:  Israel Tak Sanggup Menyerang Nuklir Iran

Pakar Israel Sebut Hizbullah Lebih Kuat daripada Sebagian Negara NATO

DISKUSI: