Hamas Kembali Tuntut Saudi Bebaskan Puluhan Tahanan Palestina

0
271

Gaza, LiputanIslam.com –   Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, kembali mendesak pemerintah Arab Saudi agar membebaskan semua orang Palestina yang dijebloskan ke dalam penjara Saudi.

Juru bicara Hamas Hazem Qassem, Kamis (15/4), menegaskan, “Kami menyerukan kepada otoritas Saudi, di tengah suasana bulan suci Ramadhan ini, untuk membebaskan mereka secepatnya.”

Dia menambahkan, “Berlanjutnya penahanan Saudi terhadap puluhan orang Palestina tanpa tuduhan dan kesalahan dan dalam kondisi penahanan yang keras merupakan dosa nasional yang bertentangan dengan nilai-nilai Arabisme.”

Qassem menekankan bahwa para tahanan itu “bekerja untuk kepentingan Palestina dan dalam kerangka hukum Arab Saudi.”

Sementara itu, juru bicara Hamas lainnya, Fawzi Barhoum, mengatakan, “Tak ada alasan untuk tetap tinggalnya Muhammad al-Khodari (mantan wakil Hamas di Riyadh), putranya, dan saudara-saudaranya sesama orang Palestina, dalam penjara Saudi.”

Dia menambahkan, “Mereka tidak melakukan pelanggaran atau kejahatan  apapun.”

Barhoum mengingatkan bahwa pembebasan para tahanan itu hendaknya didasarkan pada “kewajiban agama, moral dan etika, terutama bulan Ramadhan.”

Dalam pernyataan sebelumnya, Hamas mengumumkan bahwa otoritas Saudi telah menangkap sekitar 60 warga Palestina anggota dan simpatisan Hamas, termasuk mantan perwakilannya di Riyadh, Muhammad al-Khudari dan putranya, Hani.

Sejak awal pemberitaan mengenai para tahanan Palestina di Arab Saud tersebuti, pemerintah Riyadh belum pernah mengeluarkan komentar atau penjelasan apapun. (mm/alalam)

Baca juga:

[Video]: Dihantam Rudal Yaman, Kilang Minyak Saudi Aramco Jadi Lautan Api

Di Bulan Suci, Saudi Masih Menebar Maut di Tengah Warga Sipil Yaman, Dua Bocah Terbunuh

DISKUSI: