Hamas Bantah Punya Aset yang Disita di Sudan

0
204

Gaza, LiputanIslam.com –Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) membantah laporan Reuters bahwa Sudan telah menyita aset-aset Hamas di negara ini, yang mencakup hotel, properti, perusahaan, tanah dan money changer.

Jubir Hamas Sami Abu Zuhri, Kamis (23/9), menyatakan pihaknya tidak berinvestasi di Sudan, dan klaim dalam laporan itu mengemuka akibat perkembangan situasi politik di Sudan, namun dia mengakui bahwa kehadiran Hamas di Sudan melemah.

“Sayang sekali, beberapa tindakan telah menyebabkan melemahnya kehadiran Hamas di Sudan, dan hubungan diplomatik Hamas dengan negara ini sekarang terbatas,” ujarnya.

Pada tahun 2020, terdorong oleh keinginan terhapus dari daftar negara teroris dan akibat tekanan AS, Sudan menandatangai perjanjian normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis Israel, dan beberapa bulan kemudian AS menghapus Sudan dari daftar tersebut.

Seorang diplomat AS yang pernah bertugas di Sudan mengatakan bahwa “penutupan jaringan Hamas” di Sudan merupakan salah satu tema pembicaraan AS dengan Sudan. Dalam konteks ini, AS telah menyerahkan kepada Sudan daftar nama perusaaan yang diminta AS supaya ditutup di Sudan. (mm/fna)

Baca juga:

Hamas Prioritaskan Pembebasan 6 Tahanan Palestina di Gilboa

‘Penerbangan Misterius’ Pejabat Zionis dengan Jet Pribadi ke Kairo, Ada Apa?

DISKUSI: