GNB Kecam Rencana Aneksasi Israel di Tepi Barat

0
114

NewYork, LiputanIslam.com –Gerakan Non-Blok (GNB) merilis pernyataan yang mengutuk rencana aneksasi Rezim Zionis Israel atas banyak daerah di wilayah pendudukan Tepi Barat, dan menyerukan pertemuan luar biasa Dewan Keamanan PBB.

“GNB mengutuk rencana yang diumumkan oleh Israel, kekuatan pendudukan, untuk mencaplok banyak wilayah pendudukan Tepi Barat, termasuk Lembah Yordan dan tanah tempat ia membangun permukiman dan temboknya, dalam pelanggaran berat terhadap hukum internasional, termasuk Piagam PBB, Konvensi Jenewa Ke-4, dan berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum yang relevan,”bunyi pernyataan itu.

“GNB menegaskan tidak dapat diganggu gugatnya larangan akuisisi wilayah secara paksa, dan menuntut penghentian segera dan lengkap semua kebijakan dan tindakan ilegal, yang bertujuan mengubah demografi, karakter, identitas, dan status hukum wilayah pendudukan,” lanjutnya.

GNB menyerukan kepada masyarakat internasional agar menempuh langkah-langkah serius sebagai bentuk tanggungjawab mereka di depan berlanjutnya pelanggaran Israel.

Baca: Rouhani: Di Tengah Wabah Covid-19, Iran Tetap Peringati Hari Quds Internasional

GNB menegaskan, “Ini harus mencakup penghentian bisnis dengan permukiman-permukiman ilegal Israel dan larangan masuk ke pasar produk-produk daerah pemukiman, sebagai bagian dari langkah-langkah tanggungjawab lain sesuai norma dan aturan internasional, termasuk resolusi PBB yang relevan dan Prinsip-Prinsip Panduan tentang Bisnis dan HAM, ” tambahnya.

Baca: Hari Nakba 2020, Ini Curhatan Anak-Anak Muda Palestina  

GNB juga menegaskan kembali seruannya kepada Dewan Keamanan PBB agar menunaikan tugasnya, mengimplementasikan resolusi-visinya vis-à-vis Question of Palestine, dan menempuh tindakan yang mendesak untuk mengatasi rencana aneksasi Israel yang mengancam perdamaian dan keamanan regional dan internasional. (mm/fna)

DISKUSI: