Film Hollywood “The Misfits” Picu Ketegangan lagi Antara Qatar dan UEA

0
430

Doha, LiputanIslam.com –  Media massa dan para pegiat medsos Qatar menunjukkan kemarahan mereka atas pembuatan sebuah film di Hollywood yang didanai oleh sebuah perusahaan Uni Emirat Arab (UEA), karena dalam film itu Qatar dikesankan sebagai negara yang menjalankan terorisme negara.

Dikutip Fars, Kamis (24/6), Al-Quds Al-Arabi melaporkan bahwa film berjudul The Misfits (Orang-Orang Canggung) yang diinvestasi oleh perusahaan Film Gate Pruduction yang bermarkas di Abu Dhabi, UEA, mengisahkan seorang pencuri yang berhasil kabur dari sebuah penjara  yang dijaga ekstra ketat di AS dan kemudian melanjutkan kejahatannya sebagai pencuri. Pencuri itu diperankan oleh aktor Pierce Brosnan.

Film ini menampilkan sebuah negara bernama Jazirah yang diasosiakan kepada negara Qatar dan disebutkan bahwa semua penduduknya mendukung terorisme, dan menampilkan pula pasukan UEA sebagai pasukan yang memerangi terorisme.

Film ini juga menyebut ulama ternama berhaluan Ikhwanul Muslimin yang tinggal di Qatar, Syeikh Yusuf Qardhawi, sebagai sosok pendukung terorisme global.

Menanggapi film ini, penulis Qatar Mohammad al-Kubaisi di Twitter menyatakan, “Semoga Allah tidak memberikan kebaikan kepada para pemimpin UEA. Dengan dana US$ 50 juta mereka telah membuat film The Misfits di Hollywood untuk mencemarkan nama baik Qatar dan menuduh masyarakat Qatar sebagai pendukung terorisme.”

Surat kabar Qatar Al-Sharq juga menurunkan laporan detail tentang ini sembari menyebutkan bahwa sejumlah pengacara Qatar bermaksud membuat pengaduan terhadap perusahaan UEA tersebut.

Krisis hubungan selama tiga setengah tahun Qatar dengan Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir sepintas sudah berakhir dalam sebuah pernyataan bersama pada KTT Dewan Kerjasama Teluk (GCC) di kota Al-Ula, Arab Saudi, pada 5 Januari 2021.

Namun demikian, kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa krisis itu masih menyisakan bara yang tak semudah itu dapat dipadam dalam sebuah deklarasi bersama yang terkesan dipaksakan karena ada mediasi dari Jared Kushner, menantu sekaligus penasehat Donald Trump yang saat itu masih menjabat sebagai presiden AS.  Sebab, meski hubungan Qatar dengan Mesir dan Saudi berkembang dan meluas lagi, namun Qatar dan Bahrain tampak kurang berminat memperbaiki hubungan dengan Qatar. (mm/fna)

Baca juga:

Serangan Drone Ansarullah Tewaskan dan Lukai Puluhan Pasukan Saudi Dekat Perbatasan

Rudal Canggih Yaman Rontokkan Drone Mahal AS di Ma’rib

DISKUSI: