FBI Klaim Peretas Iran Peroleh Akse ke Data Pilpres AS

0
131

Washington, LiputanIslam.com –  Para pejabat Amerika Serikat (AS) mengklaim bahwa peretas Iran telah mengakses data sejumlah pemilih dan mengirim pesan yang mengancam ribuan orang AS awal bulan ini.

Seperti dikutip Reuters, Polisi Federal AS (FBI) dan Departemen Keamanan Dalam Negeri dalam sebuah pernyataan bersama pada Jumat malam waktu setempat (30/10/2020) melaporkan bahwa “pelaku berhasil mendapatkan data pendaftaran pemilih di setidaknya satu negara bagian.”

Otoritas AS dilaporkan sedang bersiap untuk menghadapi potensi infiltrasi cyber dalam pilpres yang dijadwalkan pada tanggal 3 November 2020.

Kementerian Luar Negeri Iran pekan lalu memanggil Duta Besar Swiss untuk Iran, Marcus Leitner, sebagai perwakilan kepentingan AS di Iran, untuk menyampaikan nota protes terhadap tuduhan Washington bahwa Teheran ikut campur dalam pilpres AS mendatang.

Sebelum itu, Direktur Intelijen Nasional AS, John Ratcliffe, menuding Iran dan Rusia melakukan tindakan-tindakan untuk mencampuri pilpres AS, dan bahwa Teheran memperoleh informasi pribadi pemilih AS dengan tujuan “menyesatkan suara.” (mm/rt)

Baca juga:

Serangan Terbaru Ansarullah ke Saudi Membuat AS Meradang

Gerakan Al-Nujaba Pastikan Serangan Terhadap AS di Irak akan Menghebat

DISKUSI: