Faksi-Faksi Poros Resistensi di Suriah Gelar Peringatan Gugurnya Jenderal Soleimani

0
224

Damaskus, LiputanIslam.com –  Faksi-faksi Poros Resistensi mengadakanperingatan tahun kedua gugurnya mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Qasem Soleimani di kawasan Sayyidah Zainab, Suriah, Jumat (7/1).

Para acara itu para pemimpin dari berbagai faksi Palestina menyatakan bahwa berkat perjuangan jenderal tersohor Iran itu serangkaian kemenangan tercapai sebagaimana kemenangan-kemenangan selanjutnya juga akan menyusul di tanah pendudukan Palestina.

Sekjen Front Pejuangan Rakyat Palestina (Palestinian Popular Struggle Front/PPSF) Khalid Abdul Majid mengatakan, “Kami di faksi-faksi resistensi (Palestina) sebagai bagian dari Poros Resistensi menegaskan bahwa kubu resistensi Palestina di Jalur Gaza dapat melancarkan serangan yang menyakitkan terhadap entitas Zionis melalui pasukan deterensi rudal di mana Haji Qasem Soleimani berjasa besar dalam pengembangan dan penyampaiannya ke Jalur Gaza, di samping apa yang kita saksikan di Tepi Barat berupa gelombang rakyat yang memberi kabar gembira akan intifada dan aksi-aksi kepahlawanan.”

Para pembicara dalam acara itu menyinggung eratnya hubungan Syahid Soleimani dengan bangsa-bangsa kawasan, serta jasanya yang sangat besar dalam kebangkitan gelombang kontra-terorisme dan kekandasan agenda imperialis AS dan Zionis serta para sekutu Barat keduanya.

Perwakilan Pemimpin Besar Iran, Syeikh Hamid Al-Harandi, mengatakan, “Para ahli strategi menyaksikan betapa Syahid Qasem Soleimani bukanlah semata sosok tentara gagah berani, melainkan juga orang yang membuat perencanaan-perencanaan penting dan rasional. Berkat perencanaan-perencanaan ini dia dapat mendobrak blokade di banyak front.”

Pejabat pasukan relawan Irak Al-Hashd Al-Shaabi di Suriah, Sayid Mohammad al-Musawi, menegatakan, “Kami tak melihat satupun kawan yang merasa sedemikian karib dengan pemerintah dan rakyat Irak kecuali Haji Qasem Soleimani, semoga Allah merahmatinya. Sekarang, kami para pejuang resistensi Islam di Irak, para pejuang Gerakan Al-Nujaba, para pejuang Al-Hashd Al-Shaabi, telah bersumpah bahwa kami akan membalas kematian Syahid Haji Qasem Soleimani dan Syahid Haji Abu Mahdi Al-Muhandis.”

Seperti diketahui Jenderal Soleimani dan mantan wakil komandan Al-Hashd Al-Shaabi Abu Mahdi Al-Muhandis gugur diserang pasukan AS di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020. (mm/alalam)

Baca juga:

Presiden Irak: Jenderal Soleimani Datang Ketika Irak Berada dalam Situasi Kritis

Al-Zahhar: Syahid Soleimani Yakin Palestina Menang dan Israel Binasa

DISKUSI: