Erdogan Puji Presiden Israel  yang Mungkin akan Berkunjung ke Turki

0
197

Ankara, LiputanIslam.com –   Di tengah pembicaraan diplomatik yang sedang berlangsung antar Turki dan Israel, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan dalam konferensi pers pada Selasa malam (17/1), menyatakan memuji sejawatnya dari Israel, Isaac Herzog, dan menyebutnya akan berkunjung ke Turki dalam waktu dekat.

“Kami sekarang mengadakan pembicaraan dengan Presiden Herzog. Dia bisa mengunjungi kami di Turki. Perdana Menteri (Naftali) Bennett juga memiliki pendekatan positif,” kata Erdogan.

Dia juga mengatakan, “Sebagai Turki, kami akan melakukan yang terbaik untuk bekerja sama atas dasar win-win… Sebagai politisi, kita seharusnya tidak berada di sana untuk berperang, melainkan untuk hidup dalam damai.”

Erdogan juga menyinggung ketegangan di Timur Tengah dan kerjasama negaranya dengan Israel di bidang energi.

“Kami sebelumnya memiliki beberapa kemajuan dalam pengangkutan gas Israel ke Eropa melalui Turki,” ungkapnya.

Dia juga menekankan bahwa Turki dapat menggunakan energi “sebagai alat untuk perdamaian” jika memungkinkan.

“Jika tidak, setiap negara akan memutuskan sendiri. Kami tidak membeli kapal penelitian seismik secara cuma-cuma… Melalui kapal-kapal itu, kami akan terus mengejar peluang baru bagi bangsa dan kawasan kami,” lanjutnya.

Hubungan antara Turki dan Israel mencapai titik terendahnya pada tahun 2010 akibat serangan angkatan laut Israel terhadap kapal bantuan Turki, Mavi Marmara, dalam perjalanan untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang diblokade oleh Israel. Serangan itu menewaskan 10 aktivis.

Peristiwa itu menyebabkan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hubungan Turki-Israel yang telah damai selama beberapa dekade. Kedua negara bahkan memanggil pulang utusan diplomatik masing-masing usai insiden  Mavi Marmara.

Namun, pada tahun  2013 Perdana Menteri Israel saat itu, Benjamin Netanyahu, menyatakan permohonan maaf kepada Turki dan membayar $20 juta sebagai kompensasi kepada para korban insiden Mavi Marmara. Sejak itu hubungan Turki-Israel memasuki periode normalisasi. (mm/dailysabah/timesofisrael)

Baca juga:

[Video:] Tentara Israel Tembak Mati Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Lanjutkan Agresi di Negev, Hamas Lontarkan Ancaman

DISKUSI: