Dubes Iran untuk Yaman Wafat, Bangsa Yaman Ikut Berduka, Saudi Disalahkan

0
204

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Ebrahim Raisi, Selasa (21/12), menyampaikan belasungkawa atas wafatnya  Duta Besar Iran untuk Yaman, Hassan Irlou, yang memiliki dua saudara berstatus pahlawan dan martir Iran.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengumumkan bahwa Hassan Irlou meninggal dunia akibat terserang virus COVID-19.

Bangsa Iran dan Yaman menyebut Hassan Irlou sebagai “syahid” karena wafat saat menjalankan misi membela bangsa tertindas Yaman.

Selain itu, juga karena Irlou merupakan seorang veteran korban senjata kimia yang digunakan oleh rezim terguling Saddam Hussain dalam perang yang dipaksakan terhadap Iran (1980-1988).  Dia diterbangkan ke Iran setelah kondisi kesehatannya sangat memburuk dan kemudian meninggal dunia pada dini hari Selasa.

Situs berita Al-Alam melaporkan bahwa penerbangan Irlou tertunda-tunda akibat lambatnya izin penerbangan dari koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi sehingga kondisi kesehatannya memburuk.

Anggota Dewan Tinggi Politik Yaman Syeikh Sultan Al-Sameei mengatakan, “Semoga Allah merahmati Dubes Hassan Irlou, yang kami anggap sebagai syahid karena negara-negara agresor bersikeras, sombong dan enggan mengirim pesawat untuk menolongnya sejak awal dia terjangkit Corona (Covid-19).”

Dia menambahkan, “Secara kemanusiaan, seharusnya dia mendapat pertolongan segera sejak awal terjangkit Corona, dan karena itu kami menganggap pasukan agresor, terutama Kerajaan Arab Saudi, bertanggungjawab sepenuhnya.”

Senada dengan ini, Wakil Menteri Informasi Yaman Fahmi Al-Yusufi, mengatakan, “Kami mengenang dan mengenang Hassan Irlou atas pendiriannya yang terpuji dan bernuansa jihad melawan agresi agresi imperialistik dan anti-Barat, anti-proyek keji Barat, dan kami akan terus mengenang tokoh besar ini, yang telah berkhidmat untuk urusan kawasan secara umum.” (mm/irna/alalam)

Baca juga:

Digempur Pasukan Koalisi, Bandara di Ibu Kota Yaman Lumpuh

Kewalahan Hadang Tentara Yaman, Saudi Tarik Pasukan Bayarannya ke Perbatasan

 

DISKUSI: