Digempur Pasukan Koalisi, Bandara di Ibu Kota Yaman Lumpuh

0
318

Sanaa, LiputanIslam.com –  Otoritas Umum Penerbangan Sipil di ibukota Yaman, Sana’a, Senin (20/12), mengumumkan bahwa Bandara Internasional Sana’a kini dalam kondisi lumpuh dan tak siap untuk dioperasikan setelah menjadi sasaran langsung beberapa serangan udara pasukan koalisi Arab.

Sebelumnya, koalisi yang dipimpin Arab Saudi itu  mengumumkan pihaknya telah melancarkan “serangan udara presisi” yang menyasar kelompok Houthi (Ansarullah) di bandara tersebut.

Serangan itu terjadi lebih dari satu jam setelah pasukan koalisi meminta badan-badan PBB dan warga sipil untuk segera meninggalkan bandara.

Koalisi itu mengklaim Ansarullah telah menjadikan bandara Sanaa sebagai pangkalan militer untuk meluncurkan rudal balistik dan drone berbahan peledak ke wilayah Saudi.

Di pihak lain, tokoh Ansaruullah Abdul-Malik Al-Ajri pada Senin malam mengatakan bahwa koalisi telah “menghancurkan semua pembicaraannya tentang perdamaian dengan langkah eskalasi terhadap Bandara Internasional Sanaa.”

“Agresor (koalisi) mengumumkan pencegahan bandara Sanaa bagi organisasi-organisasi kemanusiaan, betapapun terbatas dan minimnya upaya organisasi-organisasi ini. Dengan demikian, agresor itu merusak semua pembicaraannya tentang perdamaian, dan menegaskan bahwa jarak yang memisahkannya dari itu seperti jarak antara timur dan barat,” ungkap Al-Ajri di halaman Twitternya.

Al-Ajri menambahkan: “Setiap kali jenuh dengan triknya, mereka meningkatkan masalah kemanusiaan dalam langkah yang tidak dapat dijelaskan, dan PBB serta komunitas internasional harus memikul tanggung jawab mereka untuk menghentikan ini. Adapun rakyat Yaman, eskalasi kalian tidak akan mencegah mereka membela diri.”

Penduduk setempat mengatakan kepada Kantor Berita Jerman, DPA, bahwa jet-jet tempur koalisi melancarkan serangkaian serangan udara di bandara Sanaa, utara Sanaa, dan Jabal al-Nahdeen yang menghadap ke Istana Presiden di selatan.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa ledakan-ledakan keras terdengar di seluruh wilayah kota Sanaa di tengah intensitas penerbangan jet tempur koalisi di angkasa ibu kota Yaman  yang berada di bawah kendali Ansarullah tersebut. (mm/rt/raialyoum)

Baca juga:

Pemimpin Ansarullah: Saudi Buka Zona Udaranya untuk PM Israel, Tapi Tutup Zona Udara Yaman untuk …

Pemimpin Ansarullah: Kami Siap Damai, Bukan Menyerah

DISKUSI: