Dua Diplomat Saudi Diusir dari Inggris Karena Nyetir dalam Kondisi Mabuk

0
10

London, LiputanIslam.com –  Dua diplomat Arab Saudi telah diusir dari Inggris karena diketahui beberapa kali mengemudi dalam kondisi terpengaruh oleh minuman keras, demikian diungkap oleh Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab.

Laporan Sky News yang dikutip Middle East Monitor, Rabu (26/2/2020), menjelaskan bahwa kedua orang Saudi yang tak disebutkan namanya itu diusir dari misi diplomatik Saudi setelah melakukan tiga kali pelanggaran.

Satu di antara keduanya dikenai dua dakwaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol dari tahun 2018, sementara yang lain didakwa mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan mengemudi secara berbahaya.

Mengemudi minuman keras merupakan pelanggaran serius di Inggris, dan bahkan dapat mendorong pemerintah negara ini untuk mendesak negara lain yang terkait agar melepaskan kekebalan diplomatik “jika perlu” bagi diplomatnya yang diduga melanggar hukum. Jika ini ditolak maka Inggris meminta  diplomat itu ditarik dari kedutaan.

“Karena dugaan pelanggaran bersifat serius, kedua orang ini diusir dari misi diplomatik,” ungkap Raab dalam pernyataan tertulis kepada anggota parlemen.

Dia menambahkan, “Kantor Kementerian Luar Negeri tidak mentolerir diplomat asing atau tanggungan yang melanggar hukum. Kami menganggap serius semua tuduhan kegiatan ilegal. ”

Ini bukan pertama kalinya diplomat Saudi diketahui melanggar hukum di Inggris. Forbes bahkan menyebut diplomat Saudi sebagai “pelanggar hukum Inggris paling konsisten di antara utusan Timur Tengah di London.”

Baca: Arab Saudi Resmikan Liga Sepakbola Perempuan

Pada tahun 2016, misalnya, seorang diplomat Saudi ditangkap dengan tuduhan mengemudi tanpa asuransi, dan insiden lain melibatkan seorang diplomat Saudi yang diduga mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan sambil menggunakan ponsel.

Baca: Pasukan Yaman Tembak Jatuh Drone Saudi di Najran

Pada 2015 seorang diplomat Saudi dituduh melakukan perdagangan manusia “di antara pelanggaran serius dan signifikan lainnya”. Pada 2014 dua diplomat Saudi lolos dari hukuman karena pelanggaran mengemudi dalam kondisi mabuk. (mm/middleeastmonitor)

DISKUSI:
SHARE THIS: