Drone Tempur Baru “Gaza” milik Iran Lulus Uji Operasional

0
212

Teheran, LiputanIslam.com  Pesawat nirawak (UAV/drone) baru “Gaza” yang dikembangkan oleh pasukan elit Iran Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan telah lulus uji operasional dan siap untuk misi penerbangan berdurasi 35 jam.

Drone tempur itu diluncurkan pada Mei tahun lalu dengan lebar sayap 21 meter, bobot lepas landas 3.100 kilogram, dan mampu membawa muatan 500 kg itu.

Drone Gaza memiliki durasi penerbangan maksimal 35 jam, dapat terbang hingga ketinggian sekitar 10.668 meter atau setara dengan 35.000 kaki, dan berkecepatan terbang 350 km per jam.

Uji operasional drone telah dilakukan, dan dilaporkan beroperasi penuh, dan dapat digunakan dalam berbagai misi pengintaian dan pertempuran.

Selain untuk misi militer dan pertahanan, drone Gaza juga dapat menjalankan misi pemantauan hutan, operasi penyelamatan dan penyaluran bantuan dalam bencana alam seperti banjir dan gempa bumi.

Pakar dan teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir telah membuat kemajuan besar dalam pengembangan dan pembuatan berbagai peralatan di dalam negeri, membuat angkatan bersenjata negara republik Islam ini mandiri di bidang alutsista.

Para pejabat Iran telah berulang kali menekankan bahwa negara ini tidak akan ragu membangun kemampuan pertahanannya dan pantang tunduk pada tekanan pihak lain, termasuk melalui negosiasi.

Bulan lalu, IRGC meluncurkan salah satu drone kamikaze baru yang dinamai Meraj 504 yang dikhususkan untuk serangan terhadap sistem pertahanan musuh. Drone ini didesain dan diproduksi oleh Angkatan Darat IRGC dengan menggunakan mesin reciprocating untuk propulsi dan mampu membawa muatan bahan peledak seberat 2.5kg lebih untuk jarak lebih dari 100 kilometer. (mm/fna)

Baca juga:

Iran: Normalisasi Hubungan dengan Arab Membuat Kejahatan Israel Makin Merajalela

Presiden Raisi: Israel Bisa Jadi Sasaran Gempuran Militer Iran

DISKUSI: