Dokumen Keamanan AS Sebut Iran Berusaha Mendapat Kekuatan dan Teknologi yang Determinan

0
237

Washington, LiputanIslam.com – Pemerintahan Presiden AS Joe Biden merilis dokumen sementara keamanan nasional antara lain  berisi klaim bahwa Iran berupaya  mendapat kekuatan yang determinan sehingga AS berjanji untuk menghadangnya.

Tentang ini Gedung Putih menyatakan, “Dokumen sementara ini disiarkan untuk memberitahukan pandangan Presiden Biden mengenai bagaimana AS akan berinteraksi dengan dunia, dan juga untuk menyampaikan format surat kepada semua komeneterian dan lembaga agar tindakan mereka terkoordinasi dengan aktivitas pemerintahan baru di bidang strategi keamanan nasional.”

Dikutip Fars, Kamis (4/3), dalam dokumen 22 halaman itu nama Iran disebutkan empat kali di mana pemerintahan Biden, seperti pemerintahan-pemerintahan AS sebelumnya, masih mengulang tuduhan-tuduhan tertentu terhadap Iran.

Pada bagian Prospek Keamanan Global dokumen Iran dimasukkkan  dalam kategori “ancaman baru yang sedang berkembang” di mana AS mengklaim bahwa Iran dan Korut sebagai para pemain regional melanjutkan upaya masing-masing untuk mendapatkan kekuatan dan teknologi yang dapat mengubah aturan main, mengancam para sekutu AS, dan menjadi tantangan bagi stabilitas regional.

Di bagian Prioritas Keamanan, pemerintah AS menyatakan berkomitmen menjaga keamanan Rezim Zionis Israel dan menghadapi apa yang disebutnya ancaman Iran.

Mengenai nuklir Iran, dokumen itu menyebutkan bahwa AS akan bekerjasama dengan para mitra dan sekutunya untuk  melakukan upaya diplomatik guna memeriksa program nuklir dan berbagai aktivitas lain Iran yang dianggapnya mengganggu stabilitas.

Lebih jauh, dokumen itu menekankan bahwa AS tidak ingin lagi terlibat dalam “peperangan tak berujung” yang akan menelan ribuan nyawa dan dana trilyunan dolar. (mm/fna)

Baca juga:

Biden Didesak untuk Bongkar Peran Saudi dalam Serangan 11/9

Pasukan Siber Kedubes AS Diaktifkan untuk Diskreditkan al-Hashd al-Shaabi

DISKUSI: