Dirjen IAEA: Rudal Hipersonik Iran Memperburuk Kekhawatiran Dunia

0
133

SharmEl-Sheikh, LiputanIslam.com   Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi, mengatakan bahwa pembuatan rudal balistik hipersonik Iran memperburuk “kekhawatiran” internasional terhadap Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan AFP di  sela-sela Konferensi Iklim COP27 di Sharm el-Sheikh, Mesir, Kamis (10/11), dia mengatakan bahwa masalah ini sebenarnya berada di luar kompetensi IAEA.

“Tapi kita tidak dapat melihat masalah secara terpisah, pengumuman ini memperburuk ketakutan dan menarik perhatian pada isu nuklir Iran. Pasti ada pengaruhnya,” lanjut Grossi.

Sebelumnya, komandan Divisi Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Amir-Ali Hajizadeh menyatakan negara ini telah membuat rudal hipersonik baru.

Surat kabar Janes yang membidangi pertahanan dan persenjataan menyebutkan bahwa rudal hipersonik menimbulkan tantangan bagi perancang radar, karena kecepatan dan kemampuan manuvernya yang tinggi.

Dan pada awal pekan ini, Iran mengaku telah menguji roket “ Qaem 100”, wahana pertama Iran yang diluncurkan dalam 3 tahap, dan akan dapat menempatkan satelit seberat 80 kilogram ke orbit berketinggian 500 kilometer dari permukaan Bumi.

Barat telah berulang kali menyatakan keprihatinan bahwa operasi peluncuran itu akan memperkuat teknologi rudal balistik Iran.  Amerika Serikat menyebut langkah-langkah demikian sebagai “pengganggu stabilitas.”

Iran sendiri menyangkal pihaknya berusaha mengembangkan senjata nuklir. Teheran menegaskan bahwa peluncuran satelit dan misilnya murni untuk tujuan sipil atau pertahanan, dan tidak melanggar perjanjian 2015 maupun perjanjian internasional lainnya. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Mengejutkan, Iran Membuat Rudal Hipersonik Baru

Kemlu Iran: Kesuksesan Ujicoba Wahana Pembawa Satelit Qaem 100 Gusarkan Musuh

DISKUSI: