Pemimpin Ansarullah: Kami Siap Damai, Bukan Menyerah

0
467

Sanaa, LiputanIslam.com –  Pemimpin gerakan Ansarullah di Yaman Sayid Abdul Malik Al-Houthi menyatakan pihaknya siap berdamai, bukan menyerah, dan itupun dengan syarat serangan dan blokade pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi terhadap Yaman dihentikan.

Dalam pidato yang ditayangkan di saluran Al-Masirah milik Ansarullah, Sabtu (18/12), dia mengatakan, “Keberlanjutan kami dalam membela bangsa dan kemerdekaan kami adalah sikap yang benar dan urusan yang adil, pendirian yang benar, bijaksana dan sah menurut semua pertimbangan.”

Dia menambahkan, “Keadaan di mana kami kehilangan kehormatan kami dan menerima  penghancuran dan perampasan kebebasan bukanlah menerima perdamaian, melainkan menyerah…. Kami menerima perdamaian, bukan menerima menyerah, dan untuk mewujudkannya mereka harus menghentikan agresinya, mencabut blokadenya, dan menghentikan pendudukannya.”

Sayid Al-Houthi menegaskan, “Bangsa Yaman bukan pihak agresor, koalisilah pihak agresor sebab mereka menyerang kami tanpa alasan dan hak.”

Pemimpin Ansarullah berpidato demikian menyusul seruan internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berulang kali kepada Ansarullah ihwal keharusan menerima gencatan senjata dan memasuki negosiasi politik untuk menyelesaikan krisis Yaman. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Perkembangan Perang di Ma’rib, 10 Pasukan Bayaran Saudi Asal Sudan Tewas

Tentara Yaman Belum Kenyang Rontokkan Drone-drone AS

DISKUSI: