Dewan Keamanan PBB Seru Ansarullah Bebaskan Kapal UEA

0
107

NewYork, LiputanIslam.com –   Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam sebuah statemen yang dibuat dengan suara bulat, menurut beberapa sumber diplomatik, Jumat (14/1),  menyerukan “pembebasan kapal Uni Emirat Arab (UEA) secepatnya” oleh kelompok Ansarullah (Houthi) yang telah menyitanya sejak awal Januari lalu.

Statemen yang disusun oleh Inggris atas desakan UEA, anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, itu mengecam penyitaan kapal bernama Rwabee tersebut.

Dikutip AFP, statemen itu menyebutkan bahwa 15 negara anggota Dewan Keamanan meminta “kepada semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini secapatnya, dan menekankan pentingnya kebebasan pelayaran di Teluk Aden dan Laut Merah sesuai hukum internasional”.

Di bagian akhir statemen itu, Dewan Keamanan PBB menyerukan kepada semua pihak agar “menghentikan eskalasi di Yaman, dan bekerjasama secara konstruktif dengan utusan khusus PBB demi memulai lagi pembicaraan politik yang menyeluruh”.

Arab Saudi dan UEA mengutuk penyitaan kapal Rwabee dan menyebutnya “pembajakan”. Dua negara Arab Teluk itu terlibat dalam perang di Yaman melawan Ansarullah sejak tahun 2015.

Ansarullah menyatakan bahwa kapal itu disita karena memuat perlengkapan militer, dan mereka memperlihatkan bukti-bukti dokumen dan gambar untuk mendukung klaim ini.

Meski demikian, Saudi masih bersikukuh bahwa kapal itu memuat perlengkapan medis sembari menyebutkan bahwa perlengkapan ini dikhususkan untuk rumah sakit lapangan di Pulau Socrota yang dikualasi oleh kelompok-kelompok bersenjata Yaman selatan yang bersekutu dengan UEA.

Dalam surat yang disodorkan kepada PBB, UEA menyebutkan bahwa kru kapal itu terdiri atas 11 orang, yang tujuh di antaranya adalah warga negara India, sementara empat orang lainnya masing-masing adalah warga negara Indonesia, Filipina, Burma dan Ethiopia. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Menlu Yaman: Proposal Iran adalah Kunci Jalan Keluar Krisis

Pasukan Rudal Ansarullah Yaman Gempur ISIS dan Pasukan Bayaran UEA di Shawbah

DISKUSI: