Menlu Yaman: Proposal Iran adalah Kunci Jalan Keluar Krisis

0
37

Sanaa,LiputanIslam.com-Menlu Yaman Hisham Sharaf mengatakan, Iran telah mengajukan sebuah proposal, namun (musuh-musuh Yaman) berupaya untuk mengabaikan dan melupakannya.

Sharaf mengatakan kepada Unews bahwa proposal itu berkaitan dengan perang dan embargo Yaman, mekanisme perundingan, dan normalisasi kondisi.

“Proposal-proposal saudara-saudara pejabat di Republik Islam Iran untuk mengatasi krisis, baik di masa lalu atau sekarang, merupakan kunci jalan keluar dari krisis,”tandas Sharaf.
Ia berpendapat, kajian atau perbaikan parsial atas proposal Iran adalah gerbang utama untuk mengatasi krisis Yaman. Untuk itu, kata Sharaf, semua harus mengkaji proposal Iran sekarang ini juga.

Sejak dimulainya krisis Yaman, Iran telah mengajukan proposal berisi 4 butir, yaitu gencatan senjata segera, pemberian bantuan kemanusiaan kepada rakyat Yaman, dimulainya dialog antarfaksi Yaman, dan pembentukan Pemerintahan Aliansi Nasional.

“Kami kagum dengan pengalaman Republik Islam Iran sejak awal Revolusi hingga hari ini…Kami sudah dekat untuk menggunakan pengalaman Iran. Kami akan tiba ke sana,”lanjutnya.

Di bagian lain wawancara, Sharaf menyinggung agresi Koalisi Saudi-UEA dan mengatakan,”Saudi berupaya menjustifikasi agresi. Kami ingin berkata kepada mereka bahwa kalian tidak bisa mengalahkan rakyat Yaman dengan agresi. Kalian harus mengajak bicara mereka dengan bahasa perdamaian.”

Seraya menegaskan bahwa pembunuhan dan penghancuran bukan cara yang benar, Sharaf berkata,”Kami berperang demi rakyat kami. Kami tidak meminta sesuatu dari Saudi. Riyadh-lah yang berusaha menguasai negara kami.”

Menlu Yaman mengungkap kemuakannya terhadap masyarakat internasional dalam menyikapi agresi Koalisi Saudi.

“Tiap negara mencari kepentingannya sendiri. Oleh karena itu, semua negara hanya bungkam, sebab kepentingan mereka sama dengan kepentingan negara-negara agresor, terutama Saudi,”kata Sharaf. (af/fars)

Baca Juga:

Komandan Militer Iran: Para Pejuang Yaman Tak Terkalahkan Meski Dikeroyok Banyak Negara

Saudi Akui Berdusta, Ansharullah: Warga Sipil adalah Korban Kekeliruan Agresi ke Yaman

DISKUSI: