Delegasi Hamas di Sanaa: Semangat Ukhuwwah Membuat Kami Nyaman di Yaman

0
455

Sanaa, LiputanIslam.com –  Anggota Dewan Tinggi Politik Yaman Mohammad Ali Al-Houthi mengadakan pertemuan dengan delegasi Hamas di Yaman, Moaz Abu Shamala, di Sanaa, ibu kota negara ini, Ahad (6/6).

Dalam pertemuan ini, Ali Al-Houthi menekankan ihwal interaksi bangsa Yaman untuk mendukung Palestina sesuai seruan pemimpin Ansarullah Sayid Abdul Malik Badreddin Al-Houthi yang juga pemimpin revolusi Yaman, dan memastikan bahwa urusan Palestina merupakan urusan utama bagi umat Islam.

Mohammad Ali Al-Houthi menegaskan bahwa bangsa Yaman turut berbangga atas kegagah beranian bangsa Palestina dalam melawan Rezim Zionis Israel, dan bahwa bangsa Yaman memandang faksi-faksi pejuang Palestina dengan kacamata yang sama serta meyakini kebersamaan dengan bangsa Palestina yang berada di poros terdepan perlawanan umat Islam terhadap Zionisme merupakan satu kewajiban dan kemuliaan.

Melalui delegasi Hamas, Al-Houthi berkirim pesan ucapan selamat kepada Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.

Di pihak lain, Abu Shamala juga mengucapkan selamat kepada para pemimpin Yaman, terutama Sayid Abdul Malik Badreddin Al-Houthi.

Dia menyatakan bahwa Hamas mengapresiasi berbagai inisitiatif Sayid Al-Houthi dan sepak terjang bangsa Yaman dalam menyokong Palestina.

“Kami merasakan adanya persaudaraan dan nyaman di Yaman, dan ini menujukkan kecintaan bangsa Yaman kepada Palestina dan Al-Aqsa,” ungkap Abu Shamala.

Dia menyebutkan bahwa semua indikasi yang ada mengukuhkan keabsahan resistensi sebagai jalan yang benar untuk pembebasan Palestina.

Di akhir pertemuan, Abu Shamala menyerahkan kepada Mohammad Ali Al-Houthi piagam penghargaan Hamas atas peranan Al-Houthi dalam mendukung Palestina.

Pertemuan ini dihadiri pula oleh jurnalis senior Hashim Ahmad Sharafuffin, direktur kantor Hamas di Yaman Omar Al-Sabakhi, dan pejabat hubungan politik kantor ini, Abdullah Hadi. (mm/alalam)

Baca juga:

Sinwar: Dalam Perang Berikutnya Wajah Timteng akan Berubah

Proyek Normalisasi Tak Berjalan Seperti yang Diinginkan Israel

DISKUSI: