Proyek Normalisasi Tak Berjalan Seperti yang Diinginkan Israel

0
352

TelAviv,LiputanIslam.com-Tampaknya Israel tidak bisa meraih apa yang diimpikannya dari proyek normalisasi hubungan dengan sejumlah negara-negara Arab. Salah satu indikasinya adalah sikap Bahrain dan Sudan yang menyetujui resolusi anti-Israel dalam sidang Dewan HAM PBB beberapa waktu lalu.

Sikap Manama dan Khartoum ini telah memicu kegusaran Tel Aviv. Harian Israel, Yedioth Ahronoth menulis, ini adalah kali pertama Bahrain dan Sudan bersimpang jalan dengan Israel pasca ditekennya kesepakatan normalisasi antara mereka.

Penulis dan analis Palestina, Maher Hijazi mengatakan kepada al-Khaleej Online, ”Pemerintah Bahrain dan Sudan dahulu mengatakan, kesepakatan normalisasi dilakukan demi kepentingan rakyat Palestina. Namun terbukti bahwa dalam prosesnya malah berjalan sebaliknya. Rezim Penjajah justru memanfaatkan normalisasi untuk meningkatkan agresinya terhadap rakyat Palestina dan hal-hal sakral Islam.”

“Ada perubahan besar di kancah internasional yang menguntungkan rakyat Palestina. Juga muncul perubahan dalam sikap global terhadap Israel dan perluasan lingkar boikot atas rezim ini. Mahkamah Pidana Internasional juga telah membuka berbagai berkas kejahatan Israel. Atmosfer yang berlaku di sebagian besar negara Arab dan Islam juga menentang gerakan normalisasi,” tandas Hijazi.

Ia menyatakan, kengototan negara-negara pelaku normalisasi untuk menjalin hubungan dengan Israel bisa saja mendatangkan kerugian besar kepada mereka. (af/fars)

Baca Juga:

Pemimpin Ansarullah: Kami Bagian dari Perimbangan yang Diumumkan oleh Pemimpin Hizbullah

Pejuang Palestina Rontokkan 2 Drone Mata-mata Israel

DISKUSI: