China Kutuk Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir Iran

0
312

Beijing, LiputanIslam.com –   China menyayangkan adanya tindakan sabotase terhadap fasilitas nuklir Natanz milik Iran, dan memperingatkan dampak apa yang disebut Iran sebagai “terorisme nuklir” tersebut.

“China mengutuk keras sabotase di fasilitas nuklir Natanz di Iran,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian kepada wartawan dalam konferensi pers di Beijing, seperti dikutip Fars, Kamis (15/4).

“Kami dengan tegas menentang serangan terhadap fasilitas nuklir, yang merupakan masalah serius dan dapat membawa konsekuensi yang tak dapat diprediksi dan diperkirakan,” lanjutnya.

Zhao Lijian menyebutkan bahwa situasi nuklir Iran sekarang berada pada “titik kritis”, dan China sangat mendukung penyelesaian masalah nuklir Iran melalui “cara diplomatik.”

“Yang penting adalah mengembalikan JCPOA ke jalurnya sejak dini dan menjaga hak dan kepentingan yang sah dari semua pihak,” katanya.

Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) adalah perjanjian nuklir multilateral yang ditandatangani Iran dan beberapa negara terkemuka dunia, termasuk AS, pada taun 2015, namun AS kemudian secara sepihak meninggalkannya pada tahun 2018.

Zhao berharap semua pihak akan mampu menciptakan “suasana yang memungkinkan dan kondisi yang diperlukan” dalam hal ini.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif  sebelumnya juga telah memperingatkan bahwa serangan teror terhadap fasilitas nuklir Natanz dapat mengarah pada langkah berbahaya lainnya.

Dia juga menegaskan bahwa meningkatnya ketegangan hanya dapat dikendalikan dengan diakhirinya “terorisme ekonomi” AS terhadap Iran. (mm/fna)

Baca juga:

Iran Perkaya Uranium 60%, Ini Tanggapan Kritis Saudi dan Eropa

Laporan Intelijen AS: Tak Ada Tanda Iran Membuat Senjata Nuklir

 

DISKUSI: