Capres Terkuat Iran Nyatakan akan Patuhi JCPOA dengan Syarat

0
706

Teheran, LiputanIslam.com –  Capres terkuat Iran Sayid Ebrahim Raeisi dalam babak final debat capres Sabtu (12/5) di  Teheran,  ibu kota Iran, mengaku akan melanjutkan JCPOA jika memang hal ini menjamin kepentingan negara.

Ada tujuh capres yang maju dalam pilpres yang akan diselenggarakan pada 18 Juni 2021. Mereka adalah Ebrahim Raeisi, Mohsen Rezaei, Mohsen Mehr-Alizadeh, Saeed Jalili, Alireza Zakani, Abdol-Nasser Hemmati, dan Amirhossein Ghazizadeh Hashemi.

Menurut angka yang dikeluarkan oleh pejabat pemilu, lebih dari 59 juta orang Iran memenuhi syarat untuk memilih di 72.000 tempat pemungutan suara di dalam negeri.

Ketujuh kontestan membahas “ekonomi” dan “politik, budaya dan masyarakat” sebagai tema utama dari dua debat sebelumnya.

Sebagian besar perdebatan hari ini berfokus pada masalah kesejahteraan hidup rakyat dan solusi bagi problematika ekonomi, termasuk tingginya tingkat inflasi dan tekanan ekonomi asing.

Mengenai perjanjian nuklir JCPOA, kandidat utama dari kubu konservatif Ebrahim Raeisi mengatakan, “Jika kepentingan bangsa dijamin dalam sebuah kesepakatan, kami akan mendukungnya.”

Raeisi menambahkan pemerintahannya di masa mendatang akan mematuhi JCPOA yang memenuhi prasyarat Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei.

Dia juga mengatakan bahwa kubu lawan dia dan pemerintahan saat ini tidak dapat mengimplementasikan kesepakatan dalam format yang disetujui oleh Ayatollah Khamenei.

Beberapa jajak pendapat menempatkan Raesi sebagai capres terkuat dengan perolehan suara sekira 50%, sedangkan enam kandidat lainnya berkisar pada 1-5%. (mm/mna/alalam)

Baca juga:

Iran akan Berunding Nuklir lagi di Wina, Termasuk dengan AS?

Cemaskan Kapal Perang Iran di Atlantik, Pentagon Beri Peringatan terhadap Teheran

 

DISKUSI: