Bunuh Puluhan Pasukan Bayaran, Rusia Selamatkan Para Sandera di Masjid Mariupol

0
419

Moskow, LiputanIslam.com  Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pembebasan para sandera di dalam masjid kota Mariupol melalui operasi khusus, yang menyebabkan terbunuhnya puluhan “pasukan bayaran asing” dan penghancuran sebuah pabrik amunisi dengan senjata presisi di pinggiran kota Kyiv.

“Pasukan khusus Rusia berhasil menyelamatkan para sandera yang disekap di sebuah masjid di Mariupol,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Jenderal Igor Konashenkov, Ahad (17/4).

Konashenkov menjelaskan; “Atas permintaan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, operasi khusus dilakukan di distrik Primorsky untuk membebaskan para sandera yang ditahan oleh Nazi di masjid.”

Menurutnya, operasi khusus itu berhasil membebaskan para sandera masjid, dan sebanyak 29 militan, termasuk pasukan bayaran asing, tewas.

Konashenkov juga menyatakan bahwa tak kurang dari 400 pasukan bayaran bersenjata terperangkap di pabrik Azov Staal  di Mariupol, dan kebanyakan dari mereka adalah warga negara-negara Eropa serta Kanada dan Amerika Serikat.

Konashenkov mengatakan bahwa Angkatan Udara Rusia pada malam hari telah menembakkan rudal presisi tinggi ke sebuah pabrik amunisi di dekat desa Brovary di wilayah Kyiv, dan berhasil menembak jatuh 10 drone Ukraina di dekat kota Avdiivka, Bayrak, Lozovaya, Malaya Kamishvakha, Novobrokovivka, Chernobayevka, dan Yasinovatoy.

Pada 25 Maret, militer Rusia telah menyelesaikan tugas utama tahap pertama, yang secara signifikan membatasi kemampuan tempur Ukraina, mengingat bahwa tujuan utama operasi tersebut, sebagaimana dinyatakan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, adalah pembebasan wilayah Donbas. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Rusia Sebut Klaim AS Mengenai Penggunaan Senjata Kimia di Ukraina sebagai Penyesatan

Moskow Ajukan Bukti kepada PBB bahwa Ukraina Persiapkan Video Hoax Anti-Rusia

DISKUSI: