Buntut Perjanjian Damai di AS, Dua Orang Israel Terluka Terkena Ledakan Rudal dari Gaza

0
52

Gaza, LiputanIslam.com –  Kelompok pejuang Jihad Islam Palestina di Gaza mengutuk keras terhadap penandatangan perjanjian damai Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel, dan menyebutkan adanya penembakan dua rudal ke wilayah Israel (Palestina pendudukan 1948), Selasa (15/9/2020), yang menyebabkan dua orang Israel menderita luka.

“Gaza yang terblokade mereaksi perjanjian normalisasi UEA dan Bahrain dengan Israel dengan menembakkan rudal ke arah tanah pendudukan,” ungkap Mohammad Al-Hindi, Kepala Biro Politik Jihad Islam Palestina.

Dia menambahkan, “Tepat pada saat wajah-wajah suram (Perdana Menteri Israel) Netanyahu, (Presiden AS Donald) Trump, dan beberapa orang Arab yang terjatuh mengumumkan perjanjian normalisasi, Gaza yang terblokade mengumumkan sikapnya (dengan menembakkan rudal) bahwa Gaza sama sekali tidak memperhitungkan mereka.”

Al-Hindi menyebut penandatangan itu “penundukan kawasan Teluk kepada Israel”.

Penembakan rudal itu menyebab sirine terpekik di kota Ashkelon dan Ashdod di wilayah Israel yang dekat dengan perbatasan Gaza.

Layanan darurat Magen David Adom (Bintang Daud Merah) Israel mengatakan petugas medisnya mengevakuasi dan merawat dua orang yang menderita luka akibat serpihan.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan dua roket tersebut, namun pengamat setempat mengatakan bahwa peluncuran roket itu dilakukan sebagai protes terhadap upacara penandatanganan perjanjian normalisasi UEA dan Bahrain dengan Israel.

Militer Israel mengatakan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil menangkis satu di antara rudal tersebut. (mm/raialyoum)

Baca juga:

UEA dan Bahrain Tandatangani Perjanjian Damai dengan Israel, Masih Ada 5-6 Negara Lagi?

Para Pemimpin Palestina Sebut Perjanjian UEA dan Bahrain dengan Israel Sia-Sia Belaka

DISKUSI: