Brigade Quds Nyatakan Bertanggungjawab atas Penembakan Pasukan Israel di Tepi Barat

0
134

Ramallah, LiputanIslam.com  Sayap militer faksi Jihad Islam Palestina, Brigade Al-Quds, mengaku bertanggung jawab atas penembakan yang melukai seorang perwira Israel dan tiga pemukim Zionis Yahudi di Tepi Barat, Kamis (30/6).

Menurut sumber Palestina dan Israel, bentrokan bersenjata terjadi pada dini hari ketika kelompok pemukim, di bawah perlindungan tentara Israel, berkunjung ke Makam Yusuf, yang disucikan oleh orang Yahudi, di Nablus, Tepi Barat.

“Brigade Nablus” yang berafiliasi dengan Brigade Al-Quds dalam sebuah pernyataannya menegaskan  bahwa para aktivisnya telah menyerang pasukan Israel dengan tembakan berat, dan menekankan kelanjutan kesiagaan mereka  melawan serangan Israel ke kota-kota Palestina.

Sebelumnya, juru bicara militer Israel mengumumkan bahwa seorang komandan tentara Israel dan tiga pemukim di bagian utara Tepi Barat mengalami luka ringan akibat serangan orang-orang bersenjata Palestina di sekitar Makam Yusuf.

Sementara itu, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan bahwa 64 warga Palestina menderita luka sedang hingga ringan akibat bentrokan dengan tentara Israel di area Makam Yusuf.

Pemukim Zionis Yahudi sering menyerbu Makam Yusuf  di bawah penjagaan tentara Israel untuk melakukan ritual keagamaan, karena mereka mengklaim makam itu adalah makam Nabi Yusuf as.

Di pihak lain, orang-orang Palestina menepis klaim itu dengan menyatakan bahwa makam tersebut berusia tidak lebih dari 200 tahun, dan merupakan makam seorang pria Muslim bernama Youssef Dweikat yang mendiami daerah itu di masa silam.

Faksi Hamas dalam siaran persnya memuji penembakan terhadap kaum Zionis tersebut, dan menegaskan; “Peluru kubu resistensi yang meninggi di Tepi Barat jelas menunjukkan intifada bangsa kami, yang telah lama berjuang demi kebebasan dan kemuliaannya dan akan terus demikian sampai rezim pendudukan terhalau dari tanah dan kesucian kami.”

Hamas juga menegaskan, “Rezim pendudukan harus menunggu peluru kubu resistensi di semua tempat. Kami meneguhkan tangan-tangan para mujahidin dan pelaku intifada di Jenin dan Nablus.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Hamas Jaga Ikatan Baik dengan Ansarullah Yaman dan akan Pulihkan Hubungan dengan Suriah

Hamas: Rekonsiliasi Palestina Sudah Tamat

DISKUSI: