Hamas: Rekonsiliasi Palestina Sudah Tamat

0
66

Gaza,LiputanIslam.com-Dalam wawancara dengan harian Lebanon, al-Akhbar, Ketua Kantor Hubungan Arab-Islam Hamas, Khalil al-Hayyah bicara soal proyek Resistansi di Gaza di hadapan proyek Rezim Zionis.

”Sebelum perang Pedang al-Quds dan setelah Abu Mazen (Mahmoud Abbas) membatalkan Pemilu, kami sadar bahwa proyek rekonsiliasi Palestina sudah tidak ada lagi. Sebab itu, kami bergerak untuk menghidupkan proyek Resistansi. Kami mengidentifikasi 4 topik panas yang selalu membenturkan kami dengan para penjajah, yaitu Quds, pembangunan permukiman, para tawanan, dan blokade Gaza,”tutur al-Hayyah.

Ia lalu menyinggung bahasa penangkapan administratif atas warga Palestina, yang di situ juga ada keterlibatan Pemerintah Otonomi Palestina. Menurut al-Hayyah, Resistansi memutuskan untuk melakukan sebuah perang nyata terhadap penangkapan administratif. Para pelopor perang ini adalah para tahanan sendiri. Kubu Resistansi juga memberikan dukungan nyata untuk para tahanan, bahkan jika itu akan memicu konfrontasi senjata.

Terkait kemungkinan Hamas menjalin kembali hubungan dengan Suriah, ia menjawab, ”Ada sebuah perdebatan internal dan eksternal di Hamas dalam membahas pemulihan hubungan dengan Suriah. Di akhir pembahasan yang diikuti para pemimpin, kader, orang-orang berpengaruh, bahkan para tawanan dari dalam penjara, diputuskan bahwa kami akan menghidupkan dan mengembalikan hubungan dengan Damaskus.” (af/fars)

DISKUSI: