Bin Salman Menuju Normalisasi Hubungan Terbuka dengan Israel

0
183

Washington, LiputanIslam.com –   Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman ditengara mengikuti jejak normalisasi hubungan secara terbuka dengan Rezim Zionis Israel dalam perjanjian rahasianya dengan sekutunya di Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA).

Lembaga The Washington Institute menyatakan bahwa kunjungan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett ke Bahrain pada pekan ini dan kompetisi diplomatik antara Manama dan Abu Dhabi juga menunjukkan adanya potensi kemajuan mendadak dalam hubungan Riyadh dengan Tel Aviv.

Lembaga think tank AS itu menyebutkan, “Kelebihan utama Bahrain adalah bahwa negara ini terkait langsung dengan Arab Saudi, dan merupakan bagian integral dari ekonomi Saudi, sehingga Riyadh mengizinkan dan bahkan mendorong peningkatan hubungan Bahrain dengan pendudukan.”

Menurut The Washington Institute,  kunjungan perdana menteri Israel ke Bahrain dan perjalanannya ke sana melalui angkasa Saudi meningkatkan spekulasi dekatnya masa pengumuman hubungan resmi Saudi-Israel.

Senada dengan ini, surat kabar The New York Times melaporkan bahwa kunjungan Perdana Menteri Israel ke Bahrain mengisyaratkan dukungan diam-diam kepada hubungan Israel yang lebih besar dengan Saudi di masa mendatang.

Surat kabar AS ini menyebutkan bahwa para pemimpin Saudi telah berulang kali mengindikasikan kemungkinan kesiapan mereka untuk mengubah sikap resmi mereka terhadap Israel, terutama ketika Mohammed bin Salman mengambil alih takhta di kerajaan. (mm/alalam)

Baca juga:

Melalui Media Bahrain, Perdana Menteri Israel Ancam Iran dan Isyaratkan Aliansi Militer

[Video:] Detik-Detik Peluncuran Beberapa Drone Canggih Yaman ke Wilayah Saudi dan UEA

DISKUSI: