Bela Tahanan yang Mogok Makan, Jihad Islam Palestina Serukan Konfrontasi dengan Israel

0
214

Gaza, LiputanIslam.com –  Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ) menyerukan kepada orang-orang Palestina untuk berkonfrontasi dengan Rezim Zionis Israel demi membela para tahanan Palestina yang melakukan aksi protes terhadap penahanan administratif dengan cara melakukan aksi mogok makan di penjara-penjara Israel.

Sebelumnya, lembaga swadaya masyarakat Klub Tahanan Palestina menyatakan bahwa enam tahanan Palestina yang melakukan aksi mogok makan kini telah memasuki tahap yang sangat kritis di tengah kekhawatiran akan kemungkinan kematian mereka akibat aksi itu.

Penahanan adminitratif adalah pemenjaraan selama 4-6 bulan tanpa proses pengadilan dan hanya dengan mengacu pada “berkas rahasia” yang diajukan oleh badan-badan intelijen Israel, dan penahanan itu dapat diperpanjang berulang kali.

Jubir PIJ Tariq Izzuddin dalam siaran persnya menyatakan, “Kami menyerukan kepada seluruh publik bangsa kami untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan untuk mendukung para tahanan yang melakukan aksi mogok makan, dan bergerak menuju titik-titik konfrontasi dengan rezim pendudukan demi membela anak-anak dan saudara-saudara kita yang melawan terorisme rezim pendudukan dengan lapar dan haus mereka.”

Dia menambahkan, “Kondisi kesehatan enam tahanan administratif yang melakukan aksi mogok makan sangat kritis.”

Satu dari enam tahanan itu melakukan aksi mogok makan sejak lebih dari 100 hari lalu, sedangkan lima lainnya masing-masing sejak 96, 79, 70, 62 dan 33 hari lalu. Sedangkan jumlah tahanan administratif Palestina sekira 520 orang dari total jumlah sekira 4600 tahanan Palestina. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei Tegaskan Persatuan Islam adalah “Prinsip, Bukan Taktik”

Delegasi Aljazair Enggan Berdekatan dengan Penjajah, Tempat Duduk Delegasi Israel Dipindahkan

DISKUSI: