Delegasi Aljazair Enggan Berdekatan dengan Penjajah, Tempat Duduk Delegasi Israel Dipindahkan

0
347

Aljir,LiputanIslam.com-Dalam pertemuan para ketua parlemen di Dewan Eropa pada Kamis (21/10) lalu, Delegasi Aljazair mengajukan protes keras kepada pihak penyelenggaran konferensi. Sebab, tempat duduk mereka berdekatan dengan delegasi yang diutus Rezim Zionis.

Media-media Aljazair mengabarkan, setelah protes keras Delegasi Aljazair, pihak panitia pun memindahkan tempat duduk Delegasi Israel.

Dalam konferensi yang diadakan di Yunani tersebut, delegasi-delegasi dari berbagai parlemen berdiskusi tentang “peran dan pengaruh parlemen usai pandemi Corona.”

Aljazair adalah negara di utara Afrika yang selama bertahun-tahun menyatakan penentangan kerasnya terhadap normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis.

Sejak bergulirnya wacana keanggotaan Israel di Uni Afrika sebagai pengawas, Aljazair dan rakyat negara ini menggunakan berbagai sarana media dan sosial untuk menolak keanggotaan Tel Aviv.

Pemerintah Aljazair menuding Maroko sebagai aktor utama di balik wacana keanggotaan Rezim Zionis di Uni Afrika.

Beberapa waktu lalu, televisi Aljazair mengabarkan, Israel gagal melancarkan konspirasi yang bertujuan mengacaukan kondisi negara di utara Afrika itu.

Menurut kabar tersebut, tujuan konspirasi ini adalah merongrong stabilitas Aljazair. Rencananya, konspirasi ini akan dijalankan oleh kelompok separatis dengan dukungan Israel dan salah satu negara di utara Afrika.

Harian Mesir, Al-Shorouk, melaporkan, kelompok separatis ini berniat melakukan serangan bersenjata. Namun keburu digagalkan oleh aparat keamanan Aljazair. (af/alalam)

Baca Juga:

Rakyat Aljazair Tuntut Pengusiran Dubes dan Boikot Produk Prancis

Israel Gagal Ubah Identitas Warga Palestina di Tanah Pendudukan 1948

DISKUSI: