Bantah Perundingan Langsung dengan AS, Ansarullah Tegaskan akan Terus Melawan Agresi

0
121

Sanaa, LiputanIslam.com – Gerakan Ansarullah (Houthi) terlibat perundingan tak langsung dengan Amerika Serikat (AS), namun menilainya gagal membuahkan hasil, dan menegaskan kepada AS bahwa gerakan yang dipimpin oleh Sayid Abdul Malik Al-Houthi ini akan terus melawan agresi koalisi Arab Saudi-Uni Emirat Arab (UEA) terhadap Yaman.

Anggota Biro Politik Ansarullah Mohammad Al-Bukhaiti dalam wawancara dengan Al-Jazeera, Rabu (3/3), mengatakan, “Telah kami sampaikan kepada delegasi AS bahwa kami akan tetap melanjutkan serangan kami sampai agresi terhadap Yaman berakhir.”

Dia menambahkan, “Komunikasi kami dengan AS sama sekali tak menghasilkan kemajuan.”

Ketua delegasi perunding Ansarullah, Mohammad Abdulsalam, membantah laporan bahwa pihaknya terlibat pertemuan langsung dengan delegasi AS. Abdulsalam yang juga juru bicara Ansarullah mengatakan kepada Sputnik milik Rusia bahwa bahwa komunikasi pihaknya dengan AS dilakukan melalui perantara pihak Oman.

Dia juga mengatakan, “Kami memandang AS sebagai biang kerok agresi terhadap Yaman, dan telah kami beritahukan kepada para pejabat AS bahwa kami akan menghadapi agresi dan blokade dengan sepenuh kekuatan.”

Menanggapi kecaman terhadap serangan Ansarullah ke Ma’rib dia mengatakan, “Ma’rib bagian dari ajang pertempuran melawan agresi, kami memandangnya sebagai front militer dan pijakan bagi agresi (kubu koalisi) terhadap provinsi-provinsi di sekitarnya.”

Sebelumnya, Reuters mengutip keterangan dua sumber bahwa para pejabat tinggi AS mengadakan pertemuan secara langsung untuk pertama kalinya dengan para petinggi Ansarullah di Oman, sebagai upaya pemerintahan baru AS untuk menyudahi perang Yaman yang sudah berlangsung enam tahun. (mm/fna/alalam)

Baca juga:

Ansarullah Serang Saudi lagi, Bandara Abha Jadi Sasaran

AS Tekan Saudi untuk Bubarkan “Satuan Reaksi Cepat” Milik Bin Salman

DISKUSI: