Bantah Klaim Bantuan AS, Ansarullah Sebut Barat Justru “Ingin Mencabut Oksigen dari Yaman”

0
425

Sanaa, LiputanIslam.com –   Juru Bicara gerakan Ansarullah Yaman yang berkuasa di Sanaa, ibu kota Yaman, Mohammad Abdul Salam, menepis keras klaim Washington mengenai bantuan AS untuk rakyat Yaman.

Dikutip Press TV, Jumat (2/4), Abdul-Salam Kamis lalu di Twitter menyebut klaim itu konyol, karena jangankan membantu, AS dan sekutunya bahkan ingin mencabut oksigen Yaman seandainya mereka bisa.

“Mereka memerangi suatu negara, mengepungnya, dan menahan segala sesuatu darinya, bahkan oksigen, jika mereka mampu melakukannya, dan kemudian dengan konyol (mengklaim) bahwa mereka membantu negara ini,” ungkapnya.

Abdul Salam menegaskan bahwa AS dan mereka yang bertanggung jawab atas perang di Yaman harus keluar dari Yaman agar negara Arab ini dapat mengatur urusannya dengan bangga dan bermartabat.

AS dan sekutu Baratnya telah banyak terlibat dalam agresi militer yang dipimpin Arab Saudi terhadap Yaman sejak Maret 2015, terutama dalam bentuk pasokan senjata dan peralatan tempur.

Agresi itu sendiri bertujuan menumpas Ansarullah dan memulihkan pemerintahan presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi yang bersekutu dengan Saudi, namun sampai sekarang sama sekali tak ada tanda-tanda tujuan itu akan berhasil. Sebaliknya, Saudi dan sekutu justru terdesak hebat oleh perlawanan sengit pasukan Ansarullah yang didukung tentara Yaman.

Pada Acara Ikrar Tingkat Tinggi untuk Krisis Kemanusiaan di Yaman bulan lalu AS mengumumkan bantuan kemanusiaan tambahannya senilai hampir $ 191 juta.

Menteri Luar Negeri Anthony Blinken mengklaim bahwa secara total AS telah menyediakan lebih dari $ 3,4 miliar untuk meringankan penderitaan rakyat Yaman sejak krisis dimulai enam tahun silam. (mm/presstv)

Baca juga:

Saree: Yaman Lancarkan Serangan Drone ke Pangkalan Raja Khalid Saudi

[Video]: Barak Militer Saudi dan Sekutunya Berkedok Kamp Pengungsi di Ma’rib

DISKUSI: