Bahrain Sambut Baik Normalisasi UEA-Israel

0
154

Manama, LiputanIslam.com –  Bahrain menyambut baik kesepakatan normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA)-Israel dan memujinya sebagai “langkah untuk meningkatkan peluang mencapai perdamaian di Timur Tengah.”

“Kerajaan Bahrain menyampaikan ucapan selamat hangatnya kepada UEA bersama dengan AS dan Israel karena mencapai kesepakatan yang menghentikan aneksasi wilayah Palestina,” ungkap Kementerian Luar Negeri Bahrain dalam sebuah pernyataannya, Kamis (13/8/2020).

Dia menyebut perjanjian itu “langkah bersejarah” yang akan berkontribusi untuk “meningkatkan stabilitas dan perdamaian di kawasan.”

“Kerajaan Bahrain berharap untuk melanjutkan upaya sampai mencapai solusi abadi, adil dan komprehensif untuk konflik Palestina Israel,” tambahnya.

Sebelumnya pada hari itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan tersebut dalam sebuah langkah yang disebut-sebut mencegah rencana kontroversial Israel untuk mencaplok banyak wilayah pendudukan Tepi Barat.

Kantor Berita UEA menilai kesepakatan itu sebagai langkah menuju hubungan bilateral.

Perkembangan itu menandai untuk ketiga kalinya sebuah negara Arab membuka hubungan diplomatik penuh dengan Israel, dan UEA sekarang menjadi negara Teluk Arab pertama yang melakukannya.

Negara Arab lainnya yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel adalah Mesir dan Yordania.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menyebut perjanjian itu “tikaman berbahaya di belakang rakyat Palestina.” (mm/anadolu)

Baca juga:

Gempar, UEA Adakan Perjanjian Normalisasi Dengan Israel, Ini Reaksi Keras Palestina

Iran Sebut UEA Layani Ambisi Israel dan Terjebak Api Zionisme

..

DISKUSI: