Ayatullah Khamenei: Asyura hingga Arbain, Momen Krusial dalam Sejarah Islam

0
198

Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyebutkan bahwa jeda waktu 40 hari dari peringatan Tragedi Asyura (10 Muharram) hingga peringatan Arbain (20 Shafar) merupakan momen krusial untuk mengungkap dan menjelaskan hakikat kebangkitan cucunda Nabi Muhammad saw, Imam Husain as, di Karbala.

“Jika hari Asyura merupakan puncak jihad dan pengorbanan jejiwa mulia dan agung maka jeda waktu 40 hari yang menyusulnyapun merupakan puncak jihad untuk pencerahan dan penyingkapan hakikat-hakikat yang ada. Penjelasan secara gigih oleh Imam Al-Sajjad (Ali Zainal Abidin), Sayyidah Zainab dan Sayyidah Ummu Kultsum serta kesabaran luar biasa keluarga Rasul saw merupakan penyempurna pengorbanan itu dan penyebab kelestarian kebangkitan Karbala,” terangnya dalam sebuah ceramah singkat melalui konferensi video dengan para mahasiswa Universitas Teheran, Senin (27/9).

Dia juga menyinggung gencarnya propaganda anti-Iran oleh musuh-musuh negara ini dengan berbagai macam cara untuk mengelabui opini dunia tentang Iran. Karena itu dia mengimbau mahasiswa untuk andil sebagai pelita yang memberikan penjelasan dan pencerahan mengenai berbagai hal yang tak jelas bagi orang-orang yang terjangkau oleh mereka, termasuk melalui dunia maya dan media sosial.

“Tentu, prinsip pasti dalam masalah jihad penjelasan dan penyingkapan hakikat hendaklah dilakukan secara etis, logis, kokoh, rasional, simpatik dan terjauh dari pencemaran nama baik, dusta dan manipulasi dalam berhadapan dengan opini publik,” imbuhnya.

Ayatullah Khamenei mengaku gembira atas intelektualitas dan luasnya wawasan anak-anak muda Iran, dan mengimbau agar keistimewaan ini terus ditingkatkan dari hari ke hari.

Dia juga mengatakan, “Jalan Pemuka Syuhada (Imam Husain) adalah jalan yang diberkahi dan indah, dan yang akan mencapai hasil dan kesuksesan yang pasti. Kalian, para pemuda, insya Allah, dengan mengambil inspirasi dari jalan dan makrifat nan cemerlang ini akan dapat membawa negara ke puncak demi puncak kesejahteraan materi dan spiritual.” (mm/tasnim)

Baca juga:

[Video:] Ayatullah Khamenei Shalati Jenazah Filsuf Besar Syeikh Hasan Zadeh Amuli

AS Disuruh Bangun dari Tidur dan Kembali ke Dunia Nyata

DISKUSI: