Ayatullah Khamenei akan Segera Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Iran

0
268

Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei dalam beberapa mendatang akan menerima vaksin Covid-19 buatan dalam negeri dalam gelombang pertama vaksinasi dengan vaksin yang dikembangkan Iran.

Dikutip kantor berita Fars, Rabu (23/6), Kepala Akademi Ilmu Medis Iran Alireza Marandi mengatakan bahwa penggunaan vaksin “COVIran Barakat “ yang dikembangkan di dalam negeri telah mendapat izin dari Kementerian Kesehatan, Pengobatan dan Pendidikan Kesehatan Iran.

Dia kemudian mengatakan, “Pemimpin Revolusi (Ayatullah Khamenei) telah memberikan penekanan tersendiri pada penyuntikan vaksin buatan Iran. Vaksin ini merupakan hasil jerih payah para ilmuwan muda Iran, dan memiliki standar keamanan yang tinggi.”

Marandi menyebutkan bahwa sejak awak krisis Covid-19 Ayatullah Khamenei tak keberatan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Beliau memiliki dua syarat penting untuk penyuntikan vaksin. Pertama, vaksinasi beliau dilakukan tidak di luar gelombang. Kedua, hanya dengan vaksin buatan Iran. Karena itu, ketika vaksinasi pada warga usia 80-an tahun dimulai, beliau menahan diri dari menerima vaksin luar negeri dan memilih menunggu vaksin Iran,” ungkap Marandi.

Dia menjelaskan bahwa gelombang pertama vaksinasi COViran Barakat dimanfaatkan oleh Pemimpin Revolusi setelah tahap awal vaksinasi warga usia 80-an tahun dilakukan pada sekitar dua bulan terakhir dengan menggunakan vaksin impor.

Para pejabat Kementerian Kesehatan Iran mengatakan bahwa beberapa pusat dalam negeri sedang melakukan penelitian untuk produksi vaksin buatan Iran, dan mengingat kesuksesan hasil uji klinis, keamanan dan efektivitasnya, dua sampel vaksin buatan dalam negeri akan segera dikonsumsi secara meluas dan sukarela di negara ini.

Fars melaporkan bahwa vaksin COViran Barakat diproduksi oleh para peneliti dan ilmuwan muda Iran lulusan berbagai universitas dalam negeri. Iran merupakan negara keenam di dunia dan pertama di Timur Tengah yang sejauh ini telah berhasil membuat dan memroduksi vaksin Covid-19 setelah Rusia, AS, Inggris, China dan India. (mm/fna)

Baca juga:

Adakan Konferensi Pers Pertama, Sayid Raisi Pastikan Tak akan Adakan Pertemuan dengan Biden

Situs-situs Poros Resistansi Diblokir, Iran akan Tempuh Jalur Hukum

DISKUSI: