IRGC Pastikan Armada AL-nya Siap Menghadapi “Setan Besar” Amerika Serikat

0
121

Pasukan IRGC beri peringatkan kapal perang AS di Teluk Persia

Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Angkatan Laut (AL) pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Laksamana Alireza Tangsiri menyatakan armada AL-nya kini sedang berada di puncak kesiapan menghadapi agresi Amerika Serikat (AS) yang disebutnya “setan besar”.

Dalam pernyataan di televisi pemerintah Iran saat menandai peringatan hari AL Iran pada Rabu malam lalu (7/10/2020), Tangsiri mengenang kepahlawanan Nadir Mahdavi yang ditawan dan kemudian meninggal bersama sejumlah kader IRGC lainnya dalam menghadapi pasukan AS di Teluk Persia pada tanggal 7 Oktober 1987.

“Amerika saat itu berusaha mengawal kapal-kapal dagang internasional di kawasan, tapi di saat yang sama juga menyerang kapal-kapal dagang dan minyak Iran di Teluk Persia, namun Syahid Mahdavi dan para syuhada lain yang bersamanya telah membangkitkan semangan kepahlawanan yang abadi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, “Amerika mendapat serangan telak dari Syahid Mahdavi dan rekan-rekannya. Amerika kemudian mencari-cari kesempatan untuk membalas sehingga menyerang unit perahu perang para syuhada yang terdiri atas tiga unit  itu dengan mengerah sejumlah besar helikopter.”

Dia kemudian menyebut keberhasilan AL IRGC terkait dengan komposisi AL dan AU, terutama di bidang drone.

“Semangat kepahlawan yang ada pada Mahdavi itu sekarang pada anak-anak bangsa Iran di AL IRGC… Daya tempur yang tersedia di AL IRGC memancar dari kemampuan dan rasa percaya diri yang ada anak-anak bangsa ini,” katanya.

Dia juga menuturkan, “AL IRGC bahu membahu dengan AL Angkatan Bersenjata dalam suatu koordinasi dan kerjasama di Teluk Persia dan Laut Oman serta jauh dari perbatasan air dan darat negara ini dalam menghadapi Setan Besar Amerika penebar kejahatan dan semua musuh revolusi Islam.” (mm/fna)

Baca juga:

Jenderal IRGC: Pasukan AS Manja, Tinggalkan Tumpukan Popok, dan Tak akan Berani Berperang

Ansarullah: AS dan Saudi Silakan Membom Iran

DISKUSI: