AS Siap Cabut Samua Sanksi Terhadap Iran, Israel Teriakkan lagi Klaim Bahaya Nuklir Iran

0
433

Washington, LiputanIslam.com –   Kemlu AS menyatakan negara ini siap mencabut sanksinya terhadap Iran demi kembalinya Washington dan Teheran kepada perjanjian nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Jubir Kemlu AS Ned Price, Selasa (6/6), mengatakan kepada wartawan, “Kami siap mengambil langkah-langkah yang mendesak untuk kepatuhan kembali kepada perjanjian nuklir, yang mencakup pencabutan sanksi yang tak sesuai dengan perjanjian ini. Saya di sini tidak dalam posisi yang memperkenankan saya untuk memberikan rincian yang mungkin dipikirkan untuk ini.”

Dia menyebutkan bahwa tim AS di Wina, Swiss, telah mengadakan pembicaraan mengenai Iran dengan para sekutu Eropanya dan dengan delegasi China dan Rusia, dan bahwa pembicaraan mengenai nuklir Iran akan mengalami kesulitan karena beberapa faktor, termasuk kebutuhan kepada kondisi saling percaya antara AS dan Iran.

Dia menilai “pembicaraan tak langsung dengan Iran” di Wina sebagai langkah konstruktif dan bermanfaat bagi Iran dan AS untuk kembali mematuhi JCPOA yang diteken pada tahun 2015.

Asisten Menlu Iran Abbas Araghchi membantah adanya perundingan Iran, termasuk yang tak langsung, dengan AS di Wina. Dia menyebutkan bahwa perundingan itu semata-mata antara Iran dan negara-negara kelopok 4+1.

Dia juga menyatakan penolakan Iran terhadap usulan AS untuk pencairan dana Iran sebesar $ 1 miliar yang dibekukan, sebagai imbalan untuk kesediaan Iran menurunkan tingkat pengayaan uraniumnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa perjanjian nuklir hanya akan menyediakan jalan bagi Iran untuk memiliki senjata nuklr.

“Senjata itu mengancam kami dengan pemusnahan, (perjanjian itu) tak akan pernah mengikat kami,” tegas Netanyahu dalam pernyataannya di sela upacara mengenang korban apa yang disebut Israel sebagai Tragedi Holocaust.

“Sejarah mengajarkan kepada kita bahwa perjanjian dengan rezim seperti rezim Iran tak akan setara dengan kulit bawang… Hanya ada satu hal yang mengikat kami, yaitu mencegah orang yang berusaha menghancurkan kami dari pelaksanaan rencananya,” lanjut Netanyahu.

Dia bersumbar, “Tak seperti di masa lalu, sekarang di dunia tak ada satupun pihak yang dapat mencegah kami dari memiliki hak dan kekuatan untuk membela diri kami dari ancaman eksistensial.” (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Iran akan Hentikan Perundingan Nuklir jika Barat Mengulur Waktu

Iran Konfirmasi Terjadinya Ledakan pada Kapalnya di Laut Merah

DISKUSI: